![]() |
| Sandang Merga Ginting Suka, Rico Waas: Ini Bukan Sekadar Gelar, tapi Amanah Merawat Budaya Karo |
Medan, buser-investigasi.com
Pemberian Merga Ginting Suka kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bukan sekadar penghormatan adat, tetapi juga tanggung jawab besar untuk merawat kesukuan dan kebangsaan. Ditegaskannya, amanah tersebut akan dijalankan dengan ikut menjaga dan melestarikan budaya Karo.
"Ini bukan saja sebuah hal yang hanya diberikan, tapi penghargaan yang sangat luar biasa besar. Ada tanggung jawab yang begitu besar, termasuk bagaimana kesukuan dan kebangsaan kita harus dirawat sebaik mungkin," kata Rico Waas usai menjalani prosesi penabalan dalam acara Mboru Ate Tedeh di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Sabtu (7/11/2026).
Dalam prosesi adat tersebut, Rico Waas resmi menyandang Merga Ginting Suka, sedangkan istrinya, Ny. Airin Rico Waas, menerima penabalan Beru Sembiring Pelawi. Bagi Rico, acara yang menjadi ajang temu kangen masyarakat Karo itu merupakan pengalaman berkesan karena tidak hanya mempertemukan keluarga dan kerabat, tetapi juga menjadi ruang untuk saling mengenal, mempelajari adat istiadat, serta mempererat persaudaraan.
Sebagai Wali Kota Medan, Rico Waas menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab memberikan keadilan dan perhatian kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, adat maupun budaya. Ia berharap budaya Karo semakin tumbuh dan berkembang serta menjadi bagian penting dalam keberagaman Kota Medan.
Ia juga menceritakan kesungguhan Airin mempelajari sejarah dan budaya Karo selama persiapan penabalan yang telah direncanakan sejak setahun lalu. Bahkan meurutnya, sang istrinya tercinta ingin memahami lebih dalam sejarah, tradisi, serta makna merga yang kini disandangnya.
"Kami akan jalankan amanah ini. Mudah-mudahan tanggung jawab ini tidak memberikan kekecewaan bagi masyarakat Karo. Izinkan kami bekerja keras dan mencintai seluruh masyarakat Kota Medan, termasuk masyarakat Karo," katanya.
Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Sumatera Utara Dr. Badikenita br. Sitepu, Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. Antonius Ginting beserta istri, Raja Urung Sukapiring Datuk Rustam Karo Sekali Sukapiring, Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan, anggota DPRD Kota Medan Jusup Ginting Suka dan H. Rajudin Sagala, serta unsur Forkopimda Kota Medan.
Hadir pula Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi beserta istri, Sekda Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting beserta istri, Ketua PHRI Sumatera Utara Melky Maydiroy Waas beserta istri, para inisiator dan pemrakarsa Mboru Ate Tedeh, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, para raja urung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar masyarakat Karo.
Melalui Mboru Ate Tedeh, ikatan persaudaraan keluarga Waas dengan masyarakat Karo semakin erat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberagaman suku dan budaya merupakan kekayaan yang harus terus dirawat bersama di Kota Medan. (*)
