![]() |
Mayat Pria Ditemukan
Terborgol di Gedung SPPG |
MEDAN, / buser-investigasi.com
"Memang benar tadi pagi (kemarin) ada penemuan mayat di dalam rumah kosong di jalan lingkar Kaliwungu Desa Kebonadem Kecamatan Brangsong. Anggota Polsek Brangsong menerima informasi tersebut sekitar pukul 06.00 WIB," kata Plt Kasie Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan, Selasa (6/10).
Berawal dari Bau Busuk
Salah seorang warga RT 2 RW 4, Eko Mulyanto mengatakan awalnya sekira jam 04.00 WIB, Selasa (6/10), dirinya mencium bau busuk yang menyengat. Saat dicari, bau itu berasal dari rumah kosong yang berada di pinggir jalan raya.
"Awalnya itu ada bau menyengat seperti bau busuk bangkai, itu sekira jam 04.00 WIB. Terus saya cari-cari asal baunya, ternyata dari rumah kosong itu," kata Eko Mulyanto, Selasa (6/10).
Eko melanjutkan, dia melaporkan bau busuk tersebut kepada Ketua RW 4, Budiyanto. Dia bersama ketua RW dan sejumlah warga kemudian mengecek ke bangunan tersebut.
"Karena saya takut, saya lapor ke Pak Budi, Ketua RW 4. Pak RW, saya dan warga lainnya langsung ke rumah itu mau ngecek," ujar Eko.
"Sampai di rumah itu, kami cari-cari baunya dari setiap kamar-kamarnya. Dari lantai atas pak RW teriak-teriak kalau ada mayat yang sudah membusuk," imbuhnya.
Tangan Kiri Terborgol Teralis
Posisi mayat tersebut berada di lantai dua dan tergeletak di dekat jendela. Tangan kiri mayat itu terangkat karena diborgol dan tertaut dengan teralis jendela.
"Saya sama warga lainnya lari ke lantai atas dan lihat ada mayat posisinya telentang dengan tangan kiri terborgol di teralis jendela. Karena mayatnya sudah busuk dan kondisinya tragis, kami semua lari keluar rumah," kata Eko.
Temuan itu langsung dilaporkan kepada Polsek Brangsong, Kendal. Tim Reskrim dan Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa para saksi.
"Kami langsung lapor ke Polsek Brangsong karena takut," kata Ketua RW 4 Desa Kumpulrejo, Budiyanto.
Dilakukan Autopsi
Polisi mengevakuasi mayat tersebut dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Proses autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian. "Mayat korban sudah dievakuasi dan sekarang dibawa Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diotopsi," kata Plt Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan, Selasa (6/10).
Deni menyebut belum bisa memberikan keterangan terkait kematian korban karena penyelidikan masih dilakukan. Dia berharap jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa menghubungi Polsek Brangsong.
"Kami masih cari identitas korban dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Kendal," ungkapnya.
Ditemukan Pisau dan Gunting
Pantauan detikjateng di lokasi kejadian, petugas kepolisian sempat mengamankan sebilah pisau dan gunting di sekitar lokasi. Deni membenarkan dua benda itu ditemukan di tempat kejadian.
Namun, Deni belum bisa memastikan apakah pisau dan gunting tersebut ada kaitannya dengan meninggalnya laki-laki tersebut. "Memang petugas mengamankan pisau dan gunting untuk barang bukti. Namun petugas masih menyelidikinya, apakah pisau dan gunting ada kaitannya dengan mayat tersebut," kata Deni.(*)
