![]() |
| Perkuat Solidaritas Marga, Naposo PGM SIOPAT PISORAN SE-KOTA MEDAN Gelar Diskusi Bersama Orang Tua. |
Medan - Punguan Naposo PGM (Punguan Guru Mangaloksa) Siopat Pisoran Se-Kota Medan akan melaksanakan Diskusi Akbar bersama orang tua dan penasehat marga, Jumat (02/10/2026).
Agenda penting ini akan menghadirkan langsung dua tokoh orang tua marga, E. Hutabarat dan E. Lumbantobing, sebagai narasumber utama.
Diskusi yang mengusung tema "Memperkuat Solidaritas dan Menjaga Marwah Marga Guru Mangaloksa di Tanah Rantau" ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.00 WIB hingga selesai.
Ketua Naposo PGM Siopat Pisoran, Rudolf Hutabarat menegaskan, pertemuan ini bukan sekadar kumpul biasa, melainkan momentum konsolidasi untuk membangun naposo yang lebih beradat, solid, dan produktif di Kota Medan.
"Kami butuh arahan langsung dari orang tua. Naposo tidak boleh berjalan sendiri tanpa restu dan bimbingan dari orang tua," tegasnya.
Sementara itu, dalam arahannya nanti, E. Hutabarat dijadwalkan akan menekankan pentingnya menjaga jati diri marga di tengah pergaulan modern.
"Saya berpesan kepada seluruh Naposo PGM dimanapun berada, jangan pernah lupakan tarombo dan Dalihan Na Tolu. Pintar saja tidak cukup, kalau tidak beradat. Marsada, kompak, saling menopang. Kalau ada satu yang susah, semua harus turun tangan," ujar E. Hutabarat.
Senada dengan itu, E. Lumbantobing akan memberikan motivasi agar Naposo tidak hanya aktif dalam acara adat, tetapi juga harus unggul dalam pendidikan dan ekonomi.
"Naposo PGM harus jadi contoh. Di kampus harus berprestasi, di pekerjaan harus jujur, di marga harus aktif. Jangan mau kalah saing. Buktikan kalau Marga Guru Mangaloksa itu marga yang marbisuk dan bermartabat. Jauhi narkoba dan pergaulan bebas yang merusak nama marga," tegas E. Lumbantobing.
Pengurus mengimbau seluruh Naposo PGM Siopat Pisoran Se-Kota Medan wajib hadir tepat waktu dan membawa semangat baru untuk kemajuan punguan. (Jo)
