-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Tingkatkan Literasi Digital, Dosen Universitas Royal Latih Aparatur Desa Sei Silau Timur Menuju Smart Village

Selasa, 07 Juli 2026, 11:23 WIB Last Updated 2026-07-07T04:23:15Z
Tingkatkan Literasi Digital, Dosen Universitas Royal Latih Aparatur Desa Sei Silau Timur Menuju Smart Village


ASAHAN | buser-investigasi.com

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan besar dalam tata kelola pemerintahan desa. Digitalisasi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pelayanan publik berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

 

Merespons hal tersebut, tim dosen Universitas Royal melaksanakan pelatihan transformasi digital bagi aparatur desa menuju desa cerdas (smart village). Kegiatan berlangsung di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, pada 10–11 Februari 2026.

 

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perguruan tinggi sekaligus pelaksanaan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.

 

Kepala Desa Sei Silau Timur, Wartiman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim dosen yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelatihan.

 

"Kami sangat senang dan semakin termotivasi. Pelatihan ini membuka wawasan kami mengenai peran teknologi. Transformasi digital adalah perubahan menyeluruh: cara bekerja, melayani masyarakat, dan mengambil keputusan dengan dukungan teknologi, disertai perubahan pola pikir serta budaya kerja yang lebih inovatif," ujarnya.

 

Ketua tim pelaksana, Herman Syaputra, M.Kom, menjelaskan bahwa konsep smart village tidak hanya berfokus pada penggunaan alat canggih, melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, partisipasi warga, serta pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

 

"Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi digital demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerataan akses informasi, taraf hidup masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa," tegas Herman saat ditemui, Senin (6/7/2026).

 

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan mengoperasikan perangkat lunak administrasi desa, manajemen data, serta cara mengintegrasikan data kependudukan, bantuan sosial, dan potensi ekonomi ke dalam satu sistem informasi desa yang transparan.

 

Tim pengabdian terdiri dari Herman Syaputra, M.Kom, Elly Rahayu, SE, MM, Nuriadi Manurung, M.Kom, serta satu orang mahasiswa, Nuansa Akbar. Sebanyak 23 peserta yang merupakan aparatur desa dan kepala dusun turut hadir mengikuti kegiatan ini.(Don)

Komentar

Tampilkan

  • Tingkatkan Literasi Digital, Dosen Universitas Royal Latih Aparatur Desa Sei Silau Timur Menuju Smart Village
  • 0

Terkini