![]() |
| Dihina dan Dicaci Saat Konfirmasi, Wartawan Asahan Buat Dumas ke Kapolres |
KISARAN | buser-investigasi.com
Seorang wartawan di Kabupaten Asahan, KS (42), melaporkan perlakuan dugaan penghinaan dan penolakan informasi yang dilakukan pengelola layanan internet Nusa Net kepada Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Asahan. Surat permohonan perlindungan dan penegakan hukum itu diserahkan Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan kronologi yang tertuang dalam surat laporan, insiden bermula saat KS menghubungi pihak pengelola untuk mengonfirmasi keabsahan izin operasional layanan internet yang beroperasi di wilayah Jalan Diponegoro, Kisaran.
Pukul 16.36 WIB, KS mengirim pesan kepada Ayen Kosidin yang diketahui sebagai penanggung jawab layanan tersebut. Namun alih-alih menjawab konfirmasi, Ayen justru menolak memberikan informasi, bahkan menyampaikan ucapan yang dianggap kasar, menghina, dan melecehkan.
Dalam pertukaran pesan yang dilampirkan, Ayen menyebut konfirmasi tersebut tidak berhak, menyampaikan ucapan "Bodoh x anda", "Buat malu za bos", hingga menyatakan dirinya merasa berkuasa. Meskipun KS telah memperkenalkan diri sebagai wartawan dan menjelaskan maksud konfirmasi, pihak pengelola tetap bersikukuh menolak memberikan penjelasan.
KS menilai perlakuan tersebut merupakan bentuk penghalangan proses peliputan dan penghinaan terhadap profesi wartawan. Ia pun meminta kepolisian menindaklanjuti laporan ini, memeriksa kelayakan operasional layanan internet yang dimaksud, serta memberikan perlindungan kepada dirinya dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai ketentuan hukum.
"Saya memohon perlindungan dan penegakan hukum. Saya menjalankan tugas konfirmasi secara santun, namun justru dihina. Saya berharap Bapak Kapolres menindaklanjuti laporan ini tanpa ada pengaruh pihak mana pun," tegas KS dalam suratnya.(Don)
