-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Deli Serdang Dorong Penguatan Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 25 Mei 2026, 23:11 WIB Last Updated 2026-05-25T16:11:19Z

Deli Serdang Dorong Penguatan Pelestarian Warisan Budaya 



LUBUK PAKAM - buser-investigasi.com

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menekankan pentingnya menjaga cagar budaya sebagai bagian dari upaya mempertahankan jati diri daerah di tengah derasnya arus pembangunan dan modernisasi. 


Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Cagar Budaya Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (25/5/2026).


Seminar yang mengusung tema “Merawat Cagar Budaya, Memperkuat Identitas Bangsa” tersebut menjadi ruang diskusi ilmiah dan koordinasi lintas sektor dalam merumuskan strategi pelestarian cagar budaya di tengah pesatnya pembangunan modern.


Dalam sambutannya, Lom Lom menyampaikan bahwa pelestarian budaya merupakan upaya penting dalam menjaga identitas dan jati diri masyarakat Deli Serdang agar tidak tergerus perkembangan zaman.


“Upaya ini kita lakukan agar generasi muda di Deli Serdang tidak melupakan akar sejarah, nilai-nilai tradisi, spiritualisme, kultur budaya, hingga nilai ekonomi yang diwariskan para pendahulu. Pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat yang sehat, cerdas, religius, dan berkelanjutan,” ujarnya.


Ia menegaskan, cagar budaya bukan sekadar bangunan tua atau peninggalan masa lalu, melainkan simbol sejarah, perjuangan, peradaban, identitas, dan jati diri masyarakat yang harus dijaga bersama.


Dalam kesempatan itu, ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen melakukan perlindungan dan pelestarian terhadap situs-situs budaya serta potensi sejarah yang ada melalui berbagai tahapan, mulai dari asesmen, uji kelayakan, pendokumentasian hingga pengumpulan bukti-bukti autentik.


“Melalui seminar ini kita berharap lahir rekomendasi dan masukan dari para akademisi, budayawan, tokoh agama, serta masyarakat sebagai dasar dalam merawat dan melindungi warisan budaya di Deli Serdang,” katanya.


Lom Lom juga menyampaikan bahwa Deli Serdang memiliki banyak potensi budaya dan situs sejarah yang selama ini mulai terlupakan sehingga berpotensi mengalami degradasi nilai budaya dan sejarah.


Beberapa objek yang diduga sebagai cagar budaya yang dibahas dalam seminar tersebut di antaranya Rumah Datuk Ong di Pagar Merbau, Rumah Kedatukan Batang Kuis, Gereja Kristen Jawa Desa Kolam, Klenteng Naga Hijau Pantai Labu, Makam Sultan Deli atau Gocah Pahlawan, hingga Benteng Tanduk Benua.


“Keberadaan situs-situs tersebut menunjukkan bahwa sejak dahulu Deli Serdang tumbuh sebagai wilayah yang kaya akan nilai budaya, toleransi, perdagangan, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat multikultural. Ini merupakan kekuatan besar yang harus diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.


Dengan kerja sama antara pemerintah daerah, Balai Pelestarian Kebudayaan, akademisi, dan masyarakat diharapkan dapat menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah.


“Banyak bangunan dan situs budaya yang mulai termakan usia dan perkembangan zaman. Ini menjadi kesedihan sekaligus tantangan bagi kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang, Yudy Hilmawan, mengatakan seminar tersebut dilaksanakan sebagai ruang diskusi ilmiah dan koordinasi lintas sektor untuk merumuskan strategi pelestarian cagar budaya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap objek diduga cagar budaya di wilayah Kabupaten Deli Serdang.


Ia menjelaskan, seminar ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan tantangan penyelamatan objek diduga cagar budaya, membangun sinergi antara pemerintah, akademisi, komunitas budaya, dan masyarakat umum dalam pengawasan cagar budaya, serta merumuskan rekomendasi kebijakan terkait pemanfaatan cagar budaya untuk sektor edukasi dan pariwisata berkelanjutan.


Selain membuka acara, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo juga turut menjadi narasumber dalam seminar tersebut bersama Prof Dr Suprayitno dan Dr Fikarwin Zuska yang dipandu moderator Dr Edi Sumarno.


Peserta seminar terdiri dari perwakilan OPD, PTPN IV Regional II, para camat, kepala desa, pengelola objek diduga cagar budaya, tokoh adat, masyarakat, serta Tim Ahli dan Tim Pendaftaran Cagar Budaya Kabupaten Deli Serdang.

(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)


Komentar

Tampilkan

  • Deli Serdang Dorong Penguatan Pelestarian Warisan Budaya
  • 0

Terkini

Topik Populer