![]() |
| GARA-gara mengejar pelaku begal yang merampoknya, dua kakak beradik tewas mengenaskan. |
BELAWAN | buser-investigasi.com
GARA-gara mengejar pelaku begal yang merampoknya, dua kakak beradik tewas mengenaskan. Keduanya meregang nyawa setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak mobil di Jalan Kapten Rahmad Budin, Lingkungan 12, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
Kakak beradik naas itu adalah, Saidatul Munawwarah (20) dan M Khalifah (14) warga Jalan Baru, Lingkungan 15, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Keduanya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di RSU Wulan Windi, Selasa (4/10).
Keterangan dari lapangan, sebelum kejadian korban dengan mengendarai kereta datang dari arah simpang Jalan Baru Andansari menuju Marelan. Ditengah perjalanan, korban dibegal dan berteriak rampok sambil mengejar pelaku.
Tiba di lokasi kejadian, kereta yang dikemudikan korban lepas kendali lalu oleng dan masuk ke jalur arah yang berlawanan dan menabrak bagian sebelah kanan mobil penumpang Honda Jazz BK 1322 DO yang datang dari arah berlawanan.
Akibatnya terjadilah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Rudy Sahputra mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan korban adalah korban begal atau kejahatan sejenis.
"Saksi yang menerangkan mereka korban jambret belum kami dapat. Sehingga kesimpulan sementara korban adalah korban kecelakaan lalulintas," katanya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap mobil Honda Jazz BK 1322 DO yang bertabrakan dengan korban. "Pemilik mobil sempat mengantarkan korban ke rumah sakit. Namun kemudian menghilang," jelas Rudy.
Terpisah Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan AKP Rudi Hartono mengatakan peristiwa kecelakaan itu terjadi Sabtu (1/10) sekitar jam 23.00.
"Kedua korban telah diserahkan kepada keluarga sedangkan sepedamotor korban masih kita tahan," ucapnya. (Ok)
