![]() |
Proyek Senilai Rp.1.6 M, Pembangunan 5 RKB SMA Negeri 1 Beringin, Jadi Sorotan Publik Dan Media Lokal.
Deli Serdang l buser-investigasi.com
Proyek pembangunan 5 Ruangan Kelas Baru (RKB) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Beringin, Yang terletak di lokasi Desa Emplasemen, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli-Serdang, Sumatera Utara, jadi sorotan publik dan media lokal, Rabu, 04 November 2026.
![]() |
Dimana proyek pembangunan 5 RKB tersebut dikerjakan oleh Vendor CV. Chaf Delapan Surya, dan di dampingi oleh Konsultan Pengawas CV.Mitra Aca Konsultan.
Dana anggaran pembangunan 5 RKB tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Sumatera Utara, Tahun Anggaran 2026, yang terdapat di dalam Diva Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara.
Dengan Nomor Surat Memulai Pekerjaan : 003.3.3/5149/DISDIK.
Publik dan pengamat mempertanyakan transparansi spesifikasi teknis bangunan.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Medan, Alexander Sinulingga S.STP. M.SI, dikonfirmasi melalui Wasshap telepon
Smart nya Nomor 08236412XXXX, tidak bersedia mengangkat Handphone nya, dikirim kan pesan singkat pun tidak di balas.
Dicoba untuk menghubungi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Utara Wilayah 1, David Elton Nainggolan S.STP. M.AP, menjelaskan bahwa benar ada proyek pembangunan 5 RKB di SMA Negeri 1 Beringin, dengan nilai kontrak kerja sebesar Rp.1.6 Milliyar.
Tetapi pihak SMA Negeri 1 Beringin tersebut hanya sebagai penerima manfaat saja, ujar David Elton Nainggolan ke - Wartawan, saat di hubungi melalui kontaknya bernomor : 08216234XXXX.
Justru yang membuat kesal wartawan adalah oknum Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Beringin Minnatianti S.Pd, terkesan mengikuti gaya seperti Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Utara, yang cuek dan mungkin alergi terhadap Para Pemburu berita.
Minnatianti, selalu menghindar dan tak bersedia untuk mengangkat Handphone nya.
Publik dan Pengamat hanya inginkan transportasi spesifikasi Teknis proyek bangunan 5 RKB di SMA Negeri 1 Beringin tersebut.
Sebab Uang yang di pergunakan untuk pembangunan ke 5 RKB tersebut mengunakan uang Rakyat.
Jadi setiap Rupiah yang di pergunakan untuk pembangunan tersebut harus dapat dipertanggung jawabkan.
Jangan kedepannya nanti yang dipersalahkan pihak SMA Negeri 1 Beringin, pada hal mereka hanya sebagian penerima manfaat saja.
Dari pantauan Wartawan, Tepat di lokasi SMA Negeri 1 Beringin tersebut juga terdapat pembangunan lapangan futsal yang tidak berplank pagu, yang tidak diketahui dari mana sumber anggaran pembangunan nya hingga berita di di tayangkan. (ES)

