![]() |
| SATBRIMOB POLDA SUMUT BEKALI 74 CAPASKIBRAKA DENGAN SEMINAR ANTI NARKOBA BERBASIS NLP |
Medan - Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Subbagrenmin menggelar Seminar Motivasi dan Pembekalan Pencegahan Narkoba Berbasis NLP bagi 74 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka - Capaskibraka TK-I Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, (12/8/2026) pukul 19.00 Wib di Aula Kantor Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter generasi muda di bawah Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si
Kegiatan dipimpin oleh Kabid Ideologi Kesbangpol Provinsi Sumut mewakili Kabag Kesbangpol, Dr. Ir. Mulyono, S.T., M.Si. serta dihadiri Pembina TK-I Muhammad Andry Simatupang, S.STp., M.Si.
Dalam kesempatan itu, Dr. Ir. Mulyono menyampaikan apresiasi kepada Satbrimob Polda Sumut atas kepedulian dalam membina generasi muda yang akan menjadi barisan terdepan pada upacara HUT RI.
Sebagai narasumber, Ipda Ricky Ananda Sihotang, menekankan pentingnya menjaga integritas diri.
"Adik-adik adalah duta daerah dan wajah Sumatera Utara. Ingat, narkoba, tawuran, geng motor dan bullying hanya akan menghancurkan masa depan kalian dan nama baik orang tua. Dengan konsep dasar NLP, tanamkan dalam pikiran bahwa kalian kuat, kalian berharga. Tolak narkoba. Banggakan orang tua, banggakan daerah asal, dan jalankan tugas negara dengan penuh kebanggaan. Itulah Paskibraka sejati," tegasnya.
Senada dengan itu, Kombes Pol. M. Rendra Salipu menyampaikan dukungan penuh terhadap pembinaan generasi muda.
"Brimob Polda Sumut tidak hanya bertugas menjaga keamanan. Kami juga punya tanggung jawab moral membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, bermental kuat, dan bebas dari narkoba. 74 Capaskibraka ini adalah aset Sumut. Jaga nama baik, jaga kehormatan, dan tunjukkan bahwa kalian adalah generasi emas yang siap membawa Sumut lebih baik," ujarnya.
Hasil yang Dicapai:
1. 74 Capaskibraka TK-I Provinsi Sumut termotivasi dan siap menjalankan tugas dengan semangat nasionalisme tinggi.
2. Peserta memahami bahaya narkoba serta menguasai teknik pencegahan sederhana berbasis NLP.
3. Capaskibraka mampu mengidentifikasi dan mencegah potensi kenakalan remaja seperti tawuran, geng motor, dan bullying, serta berkomitmen menjadi teladan di lingkungan.
4. Seluruh peserta mengikrarkan diri untuk menjauhi narkoba dan berjanji membanggakan orang tua serta daerah asal masing-masing.
Dengan kegiatan ini, Satbrimob Polda Sumut berharap Capaskibraka tidak hanya unggul dalam baris-berbaris, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan moral yang kuat dalam menghadapi pengaruh negatif. (*)
