-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Diduga Libatkan Oknum TNI, Bos Judi Online Dianggap Masih Intimidasi Warga di Deli Serdang

Jumat, 07 Agustus 2026, 16:56 WIB Last Updated 2026-08-07T09:56:59Z

Diduga Libatkan Oknum TNI, Bos Judi Online Dianggap Masih Intimidasi Warga di Deli Serdang

Deliserdang | buser-investigasi.com

Kondisi keamanan dan rasa nyaman masyarakat di Kampung Tandam Hulu Satu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi sorotan. Sejumlah warga mengaku masih hidup di bawah tekanan akibat dugaan tindakan intimidasi yang dilakukan oleh seorang yang dikenal sebagai bos judi online di wilayah tersebut.


Menurut keterangan yang beredar di tengah masyarakat, intimidasi tersebut diduga tidak dilakukan seorang diri, melainkan melibatkan oknum aparat TNI. Kehadiran oknum aparat tersebut disebut menimbulkan rasa takut di kalangan warga karena dianggap memberikan kesan adanya perlindungan terhadap pihak yang diduga melakukan aktivitas perjudian.


Warga juga menyebut bahwa dalam beberapa peristiwa, oknum aparat yang diduga terlibat tampak membawa senjata api dan memperlihatkannya ketika berhadapan dengan masyarakat sipil. Tindakan tersebut disebut menimbulkan tekanan psikologis dan membuat sebagian warga enggan menyampaikan keberatan maupun melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi.


Apabila informasi tersebut benar, praktik demikian merupakan persoalan serius yang memerlukan perhatian aparat penegak hukum dan institusi TNI. Setiap dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum aparat harus diperiksa secara profesional, independen, dan transparan guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.


Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan intimidasi tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat. Negara memiliki kewajiban menjamin setiap warga negara dapat hidup dengan aman, bebas dari ancaman maupun intimidasi, serta memperoleh perlindungan hukum tanpa diskriminasi.


Transparansi penegakan hukum menjadi kunci untuk memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum. Apabila dugaan tersebut tidak benar, klarifikasi resmi dari pihak berwenang juga diperlukan untuk menghindari berkembangnya informasi yang menyesatkan. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut terbukti, penindakan tegas sesuai ketentuan hukum harus dilakukan terhadap setiap pihak yang terlibat. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Diduga Libatkan Oknum TNI, Bos Judi Online Dianggap Masih Intimidasi Warga di Deli Serdang
  • 0

Terkini

Topik Populer