![]() |
| Peredaran Narkoba di Diskotik Samudera Selatan "Bebas" Masyarakat Binjai Tuntut Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu |
BINJAI | buser-investigasi.com
Dugaan kelonggaran penegakan hukum di Kota Binjai kembali disorot tajam. Tak hanya persoalan izin tempat hiburan malam yang menyimpang, kini peredaran narkoba pun terasa berjalan dengan sangat bebas tanpa kendali yang memadai.
Keprihatinan ini muncul semakin nyata setelah razia yang dilakukan tim gabungan BNN Kota Binjai di Diskotek Samudera Selatan, Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan. Saat itu, puluhan pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkoba. Namun anehnya, tempat tersebut tidak hanya tetap berdiri tegak, namun peredaran narkoba di kawasan itu pun seolah terus berjalan bebas tanpa ada tindakan lanjutan yang tegas.
Berbeda jauh dengan nasib Diskotek Marcopolo yang diruntuhkan hingga rata dengan tanah. Ketimpangan ini memunculkan dugaan kuat: seolah ada pihak-pihak tertentu yang dilindungi, sementara yang lain dijadikan sasaran.
Narkoba Mengalir Bebas di Tempat Hiburan
Sumber yang dekat dengan lapangan menyampaikan kepada awak media, bahwa di sejumlah tempat hiburan malam di Binjai, narkoba seolah sudah menjadi barang biasa yang beredar di kalangan pengunjung. Meski sudah ada temuan nyata berupa puluhan pengunjung positif narkoba, namun arus peredarannya tidak kunjung diputus.
“Di tempat itu kerap terjadi pesta dan narkoba mengalir begitu saja. Sudah ada bukti puluhan orang positif, tapi tempatnya tetap beroperasi. Ini memberi kesan seolah peredaran narkoba di Binjai itu bebas dan tidak ada yang berani menindak tegas,” ujar sumber tersebut.
Pemerintah Lemah, Aparat Dianggap Tutup Mata
Ketiadaan tindakan tegas ini semakin memperkuat anggapan bahwa Pemko Binjai dinilai lemah dalam mengawasi sekaligus menindaklanjuti temuan-temuan yang berbahaya bagi masyarakat. Belum lagi sikap pejabat yang ketika dikonfirmasi justru bungkam atau memberikan penjelasan yang berbelit-belit.
Di sisi lain, aparat penegak hukum pun dipertanyakan ketegasannya. Mengapa setelah ditemukan bukti nyata penyalahgunaan narkoba, tempat tersebut tetap dibiarkan beroperasi dan peredarannya terus berjalan bebas? Apakah ada campur tangan pihak tertentu yang membuat aparat seolah terpaksa menutup mata?
Masyarakat Tuntut Keadilan dan Ketegasan
Kondisi ini tentu sangat merugikan masyarakat luas, terutama generasi muda yang menjadi sasaran utama peredaran barang haram tersebut. Masyarakat pun mulai bertanya-tanya: sampai kapan kelonggaran ini dibiarkan?
Masyarakat Kota Binjai menuntut kepada seluruh unsur terkait, baik Pemerintah Kota Binjai maupun jajaran kepolisian dan BNN, agar segera bertindak tegas. Jangan sampai kesan yang muncul adalah penegakan hukum di Binjai berjalan tidak adil, tegas kepada yang lemah namun lunak kepada yang kuat.
Peredaran narkoba tidak boleh dibiarkan berjalan bebas. Seluruh pihak yang terlibat, baik pengedar maupun pelindungnya, harus segera diseret ke pengadilan dan dijatuhi hukuman setimpal. Binjai butuh penegakan hukum yang adil, tegas, dan tanpa pandang bulu — bukan tebang pilih yang hanya menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. (*)
