![]() |
| Motor Pengunjung RedDorz Raib Digondol Maling |
MEDAN | buser-investigasi.com
Viral di media sosial Instagram akun @medanheadlines.newss, seorang wanita berinisial MS, 22 tahun, memprotes manajemen penginapan RedDoorz di Jalan Sei Kuala, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, setelah sepeda motor Honda Vario miliknya hilang saat menginap.
Dalam video yang beredar, MS terdengar mempertanyakan tanggung jawab pihak hotel sembari meminta rekaman CCTV di lokasi parkir. Menurut pengakuan korban, pihak hotel berdalih kamera pengawas dalam kondisi rusak dan tidak dapat memutar rekaman saat kejadian pencurian berlangsung.
Korban yang merupakan warga Jalan Setiabudi, Medan Selayang, mengatakan peristiwa bermula saat dirinya menginap bersama seorang teman, Selasa (24/2/2026).
Teman korban sempat keluar untuk membeli makanan dan mengantarkannya ke tempat kerja, lalu kembali ke hotel untuk berganti pakaian.
“Setelah berganti pakaian, saya turun dan motor saya sudah hilang. Honda Vario putih BK 6479 AJJ. Saya langsung komplain minta CCTV. Tapi mereka bilang rusak dan tidak bisa diputar saat kejadian. Alasan itu menurut saya nggak masuk akal,” ucap MS, Kamis (9/4/2026).
Korban mengaku semakin kecewa karena hingga tiga hari setelah kejadian, pihak hotel tetap tidak mampu menunjukkan rekaman CCTV yang diminta. Menurut MS, alasan kerusakan kamera terus disampaikan manajemen tanpa ada solusi maupun itikad pertanggungjawaban.
“Saya minta untuk menghubungi manajemen, awalnya malah nggak bisa dihubungi. Setelah saya ribut di sana, baru ada yang telepon dari nomor petugas jaga. Dari pembicaraan itu, saya malah dengar kalau di penginapan itu sudah sering terjadi kehilangan sepeda motor,” tuturnya.
MS menduga kuat ada kelalaian serius dari pihak manajemen hotel dalam menjamin keamanan kendaraan tamu. Apalagi, menurutnya, tidak ada langkah konkret yang diberikan selain alasan CCTV rusak.
“Kalau memang sudah sering hilang, kenapa sistem keamanan tidak dibenahi? Masa tamu yang dirugikan dan malah dibiarkan tanpa kejelasan,” tuturnya.
MS mengaku hingga kini belum membuat laporan resmi ke polisi dan memilih memviralkan kejadian tersebut agar mendapat perhatian publik.
Ia berharap pihak hotel setidaknya menunjukkan tanggung jawab moral atas hilangnya sepeda motor yang disebutnya sudah lunas.
“Kalau tidak bisa ganti penuh, minimal setengah dari harga motor saya. Jangan lepas tangan begitu saja,” ujarnya. (*)
