-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

APH Tutup Mata Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Platinum KTV Medan Belum terungkap, Ada Dugaan Oknum Polisi Inisial A Berpangkat Brigadir menjadi Deking Kuat

Sabtu, 04 April 2026, 14:51 WIB Last Updated 2026-04-04T07:51:36Z

APH Tutup Mata Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Platinum KTV Medan Belum terungkap, Ada Dugaan Oknum Polisi Inisial A Berpangkat Brigadir menjadi Deking Kuat


MEDAN | buser-investigasi.com

 Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Tempat Hiburan Malam (THM) Platinum KTV Medan Jl. Kapten Muslim Kompleks Megapark Kecamatan Petisah Kota Medan Dalam Sehari bisa menghabiskan Ribuan Pil Ekstasi dengan harga Rp. 350 ribu per Butir di jual bebas bagi para pengunjung yg ingin menikmati dunia Hiburan malam , Bahkan Dugaan kuat Awak Media Pemilik tempat Hiburan malam tersebut Milik salah satu Oknum Polisi Berpangkat Brigadir yang bertuaga di Mapolsek Helvetia Inisial A, Sabtu (04/04/2026) sekira Pukul 03 00.Wib 


Menurut Amatan awak media di Lokasi tempat hiburan malam KTV Platinum di medan Puluhan Mobil Parkir, bahkan sepeda motor pun parkir ramai di tempat hiburan malam tersebut, saat awak media menelusuri Oknum Polisi berpangkat Brigadir tersebut A , Pihak Karyawan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan A bukan sebagai Pemilik KTV Platinum medan bang, A hanya sebagai Pengawas dan A sebagai Ring 1 orang kepercayaan Bos Platinum KTV medan,"ungkap Karyawan yang tidak mau disebutkan namanya 


Menurut pengunjung yg tidak mau disebutkan namanya Pihanya mengatakan kami sering disini bang disini Aman Makai Narkoba Jenis PilEkstasi walaupun harga mahal Rp. 350 ribu per butir kami ngk masalah bang, Menurut Kami Platinum KTV medan ini cukup aman bang, Apalagi kan Bos Platinum medan KTV ini orang hebat Kebal Hukum bang apa yang ngk bisa di beli dia bang, Semua kan setoran nya itu Ke Aparat Penegak Hukum ( APH) , " Ungkap pengunjung yang namanya tidak mau di ungkap 


Supriadi (38) Warga Seputaran Mega park Berharap Kepada Bapak Kapolda Sumut Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Kapolrestabes Medan jangan Hanya Kerja Makan tidur saja Pak ,Lihat oknum - oknum Anggota Bapak di bawah yang bermain terlibat dalam peredaran Narkoba di Platinum KTV Medan , Buka Mata pak Narkoba sedang merusak masa depan Bangsa kita,kami berharap Komitmen Bapak dalam memberantas Narkoba di Platinum KTV Medan Segera terungkap, " Ungkap nya 


APH Tutup Mata Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Platinum KTV Medan Belum terungkap, Ada Dugaan Oknum Polisi Inisial A Berpangkat Brigadir menjadi Deking Kuat


Sebelumnya Di duga Sarang Narkoba Tempat Hiburan Malam (THM) Platinum KTV yang berlokasi di Kompleks Megapark, Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Petisah, kini menjadi sorotan masyarakat ,Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Bandrol Rp. 350 ribu perbutir , Senin (30/03/2026) Sekira pukul 13.00 Wib 


Informasi yang di himpun awak media di Lokasi ,Platinum KTV memeng benar menjual Narkoba Jenis Pil Ekstasi di bandrol dengan harga Rp.350 Perbutir, menurut investigasi awak media di lokasi setiap tamu yang hadir memesan KTV di haruskan untuk membeli Pil Ekstasi jenis obat2 an terlarang tersebut 


Bahkan parahnya lagi THM Platinum KTV di duga Kebal Hukum karna informasi yang beredar pemilik atau owner THM Platinum KTV seorang oknum Polisi inisial A berpangkat Brigadir yang bertugas di Polsek Helvetia masyarakat berharap ada tindakan tegas Aprat Penegak Hukum (APH) " kami Masyarakat meminta Kepada Bapak Kapolda sumut, Kepala BNNP Sumut, Kapolrestabes Medan, Bahkan Kapolsek Medan Halvetia Segera Bertindak karna ini Nasib anak Bangsa kita jangan ada lagi Narkoba di negeri kita ini, " Ungkap warga yang tidak mau di sebutkan namanya 



Berbeda hal nya menurut Keterangan sejumlah warga sekitar lokasi pihaknya menduga lokasi hiburan tersebut kerap dijadikan tempat peredaran narkoba yang semakin meresahkan, dari warga sekitar menyebutkan, aktivitas mencurigakan sering terlihat di area THM tersebut, terutama pada malam hingga dini hari. Beberapa pengunjung diduga bebas keluar masuk dengan membawa barang terlarang tanpa pengawasan ketat.


“Sudah lama kami curiga. Banyak anak-anak muda keluar masuk dengan kondisi tidak wajar. Kami khawatir ini merusak generasi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (30/3).


Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai, keberadaan tempat hiburan malam seharusnya diawasi secara ketat, bukan justru menjadi tempat subur peredaran narkotika.


Masyarakat pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk segera turun tangan melakukan razia dan penyelidikan mendalam terhadap aktivitas di THM Platinum tersebut.


“Kalau benar ada peredaran narkoba, harus ditindak tegas. Jangan sampai dibiarkan. Ini menyangkut masa depan generasi muda,” tambah warga lainnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola THM Platinum terkait dugaan tersebut. Sementara itu, aparat diharapkan segera mengambil langkah konkret guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Medan Petisah.


Warga berharap, penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu agar tidak ada lagi tempat hiburan yang disalahgunakan untuk aktivitas ilegal, khususnya peredaran narkoba. (*)

Komentar

Tampilkan

  • APH Tutup Mata Dugaan Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi di Platinum KTV Medan Belum terungkap, Ada Dugaan Oknum Polisi Inisial A Berpangkat Brigadir menjadi Deking Kuat
  • 0

Terkini

Topik Populer