-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Gegara Masalah Debu, IRT Ditikam Tetangga

Senin, 30 Maret 2026, 00:47 WIB Last Updated 2026-03-29T17:47:51Z

Kapolsek Medam Helvetia Kompol Nelson saat konferensi pers. 


MEDAN | buser-investigasi.com

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Medan, Swita Sidebang (30) ditikam oleh tetangganya sendiri, Jefri Fernandus Sitindaon alias JFS (41). Peristiwa itu dipicu berbagai hal, salah satunya karena permasalahan debu saat korban tengah menyapu.


Kapolsek Medan Helvetia Kompol Nelson Sipahutar mengatakan peristiwa itu terjadi Jalan Asrama By Pass, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (19/3) sore. Saat itu, korban tengah menyapu di depan rumah abangnya.


"Kejadian ini berawal ketika korban SS (Swita) sedang menyapu di depan rumah, korban sudah berkeluarga dan kebetulan berada di rumah abangnya yang sedang dikunjungi. Korban dan tersangka ini adalah tetangga, satu dinding rumah," kata Nelson saat konferensi pers, Sabtu (28/3).


Nelson menyebut saat korban tengah menyapu itu, tersangka terganggu karena merasa debu yang disapu korban sengaja diarahkan kepadanya. Berdasarkan keterangan pelaku, aksi serupa tidak hanya sekali dilakukan oleh pihak korban dan abangnya, melainkan sudah berulang kali.


Dari hasil pemeriksaan, kata Nelson, antara pihak korban dan pelaku ini juga memang sudah kerap berselisih.


"Ketika korban menyapu rumah, tersangka ada di situ, debu mengenai tersangka. Menurut keterangan tersangka, hal ini sudah berulang kali terjadi. Jadi, ada ketidakharmonisan antara pihak keluarga korban dan tersangka," sebutnya.


"Jadi, si tersangka ini merasa diremehkan. Pengakuan tersangka begini 'kalau saya berdiri di depan rumah saya, pura-pura nyapulah nanti dari pihak si korban ini, maupun istri dan abangnya si korban, seolah nanti dia menyapu kotoran halamannya ini diarahkan ke saya'," ujar Nelson menirukan perkatan pelaku.


Alhasil, saat kejadian itu, pelaku pun emosi dan mengambil alat pahat yang terbuat dari besi. Lalu, pelaku keluar dari dalam rumah dan langsung menusuk korban berulang kali. Akibat kejadian itu, korban mengalami sekitar 9 luka di bagian dagu, pipi dan di bagian lengan saat korban berupaya melakukan perlawanan.


Warga yang melihat kejadian itu langsung berupaya menghentikan aksi pelaku. Setelah itu, korban dilarikan ke RS Hermina Medan. Pihak kepolisian pun menyelidiki peristiwa itu dan menangkap pelaku. "Sampai saat ini untuk si korban kondisinya sudah mulai membaik," ujar Nelson.


Dugaan karena Masalah Bau Ternak


Selain itu, pelaku mengaku juga terganggu dengan bau kotoran babi peliharan abang korban yamg berada di belakang rumah. Hal itulah yang diduga menjadi salah satu pemicu permasalahan antara pihak korban dan pelaku selama ini.


"(Soal bau babi) hal ini disampaikan oleh tersangka. Memang sudah puluhan tahun, abang korban memelihara babi di belakang rumah. Tersangka memang menyampaikan bahwa ada bau tidak sedap yang masuk ke rumah tersangka," jelasnya.


Perwira menengah polri itu mengatakan bahwa permasalahan antara pihak korban dan pelaku, selama ini sudah beberapa kali dimediasi.


"Korban sama abangnya dengan tersangka ini memang sudah berapa tahun ini memang tidak akur. Sudah pernah juga berselisih paham, tapi ya diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.(dts)

Komentar

Tampilkan

  • Gegara Masalah Debu, IRT Ditikam Tetangga
  • 0

Terkini

Topik Populer