![]() |
| Tidak Senang Sampahnya di geser, Borneng Tega Nyiram Bensin ke Oppung Gultom |
Deliserdang |buser-investigasi.com
Gegera Oppung-opung menggeser sampah yg di letakkan di bahu jalan, mamak-mamak di Tanjung Morawa marah, yang lebih parahnya berani menyiramkan bensin kewajah sambil memaki dan mengancam.
Peristiwa itu dialami oleh Opung Gultom (73) yang beralamat di jalan Ujung Serdang perumahan Puri Asri Taramedang di Dusun I Desa Medan Sinembah Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang pada Minggu 25 Januari 2025 sekira pukul 14.00 Wib.
Dari kejadian tersebut terjadi tindak pidana pengancaman dan kekerasan yang di alami opung Gultom oleh pelaku Mamak Bastian br Nainggolan alias Borneg (45), tidak cukup disitu Borneg juga nekat menyiramkan bensin ke wajah dan kesekujur tubuh opung Gultom semabari memaki dan mengatakan mati kau.
"Saya cuma berniat mau menggeserkan sampahnya ke pinggir, tapi tiba-tiba si borneng langsung menyiramkan bensin ke wajah saya hingga membasahi tubuh saya dengan ucapan "mati kau," Katanya samaku udah gitu mereka sering x bakar bakar sampah kemana asapnya coba? Disini komplek, rapat nya rumah, ucap Opung Gultom kepada awak media, Kamis (5/1).
Tambahnya, cemana gak mau saya geser coba, dia meletakkan sampah di bahu jalan, bisa terhalang kendaraan lewat jika berpapasan, kalo dia sering karokean di depan rumahnya kuat-kuat sampai terganggu tetangga termasuk kami udahlah pikirkunya, tapi kalo sampah janganlah begitu.
Dari peristiwa penyiraman bensin tersebut mata Opung Gultom merasakan perih dan panas, merasa tak senang opung Gultom pun melaporkan kejadian tersebut ke unit Polresta Deliserdang dengan nomor STTLP/B/104/1/2026/SPKT/Polresta Deli Serdang/Polda Sumatera Utara tertanggal 27 Januari 2026.
"Ntah apa salah kami naik motor pun kami 2 kali tiba-tiba di salib anaknya, ini suamiku pula yang disiramnya pake bensin,"Kata istri Pak Gultom.
"Kita meminta kepada bapak Kapolresta Deliserdang untuk segera diproses secara hukum, agar dikemudian hari supaya jangan berbuat seenaknya sama tetangga,"harapannya. (red)
