MEDAN buser-investigasi.com
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap berharap pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 dapat menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, dan UMKM. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri sekitar 100 taruna angkatan laut (AL) asing dari 46 negara, serta 100 taruna AL dari Indonesia.
Harapan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Panitia Pelaksana APCS 2026 yang digelar di ruang kerja Sekdaprov Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (22/1/2026).
“Event ini bukan hanya membawa nama TNI AL, tapi juga Provinsi Sumut, bahkan Indonesia secara keseluruhan. Kita ingin mereka mendapat kesan yang baik saat berkunjung ke sini, melihat dan kunjungan ke Tjong A Fie, Istana Maimon, dan berkeliling Kota Medan,” kata Pj Sekda.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyatakan dukungan penuh terhadap program kegiatan yang diusulkan oleh TNI AL. Demi kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemprov Sumut akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mempersiapkan penyambutan para taruna AL.
Diketahui, APCS akan dilaksanakan pada 24 Maret hingga 16 April 2026. Program yang diusulkan TNI AL ini bertujuan memberikan kesempatan kepada calon perwira muda dari negara-negara ASEAN dan non-ASEAN untuk saling berinteraksi dalam rangka membangun kepercayaan (confidence building) antar-taruna angkatan laut, dengan menggunakan KRI Bima Suci.
APCS akan dihadiri taruna dari berbagai benua yang akan menyaksikan beragam kesenian, budaya, serta potensi pariwisata Indonesia. Para taruna dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada 26 Maret 2026, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Selanjutnya, para taruna AL akan tiba di Dermaga Kodaerah I Belawan menggunakan KRI Bima Suci pada Minggu, 5 April 2026, dan berada di Provinsi Sumut hingga 8 April 2026. Selama di Sumut, mereka akan disuguhkan berbagai penampilan budaya, kesenian, serta kuliner khas daerah.
“Maka kita akan menggunakan kegiatan ini menjadi promosi budaya, kesenian, pariwisata, produk dari UMKM. Kita akan mengenalkan Sumut ke manca negara,” ujar Sulaiman.
Sementara itu, Paban V Straops dan Diplomasi Sopsal Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz menyampaikan bahwa rute pelaksanaan program APCS adalah Surabaya–Jakarta–Belawan–Kolombia. Oleh karena itu, pihaknya memerlukan dukungan dari Pemprov Sumut dalam pelaksanaan APCS, antara lain penyediaan kelompok seni, pertunjukan budaya, materi sejarah dan adat, serta kuliner khas Sumut yang akan dipromosikan pada pelaksanaan deck reception.
“Kami mohon dukungan dan bantuan dari Pemda. Kami juga memerlukan dukungan tour and guide yang akan mendampingi para cadet saat melakukan culture visit ke Istana Maimon dan Tjong A Fie,” ucap Rasyid.**(H21/DISKOMINFOSUMUT)
