![]() |
| Dituduh Curi Telur Ayam, Warga Tarabintang Dibacok Mantan Polisi |
MEDAN | buser-investigasi.com
Sarlen Hasugian, warga Desa Marpadan, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), dibacok oleh tetangganya, HS, Kamis (1/1) lalu.
Kepala Desa Marpadan Kecamatan Tarabintang Wansitor Sihotang, membenarkan peristiwa tersebut. "Ya benar, itu kejadiannya pada tanggal 1 Januari lalu,” kata Wansitor via telepon, Senin (5/1).
Wansitor menjelaskan, kejadian itu bermula di sebuah perladangan Dusun Narpahorsik yang tak jauh dari kedua rumah mereka. Waktu itu, HS merupakan seorang mantan personil polisi yang pernah bertugas di Polda Sumatera Utara, mendatangi Sarlen.
Di lokasi perladangan itu tepatnya ladang durian, HS mempertanyakan ke Sarlen bahwa telur ayamnya selalu hilang. Tidak hanya mempertanyakan, HS pun menuduh bahwa Sarlen yang mencuri.
Mendengar tuduhan itu, Sarlen membantah. Hingga akhirnya, beradu cekcok mulut hingga berujung fisik.
HS yang sudah memegang benda tajam diduga sebuah parang untuk menghabisi, Sarlen pun akhirnya bersimbah darah. Ia, mengalami luka berat, mulai dari kepala hingga perut.
"Setelah puas melakukan aksinya, HS kabur. Sementara korban berusaha pulang ke rumahnya yang jaraknya sekitar 1 km,” kata Wansitor.
"Tidak ada yang melihat kejadiannya, korban dan pelaku sama-sama di ladang. Mereka cekcok di ladang durian milik Sarlen,” tambah kades.
Untungnya, Sarlen yang masih bisa menahan luka beratnya itu dan dalam perjalanan pulang kerumahnya, salah satu warga melihatnya dan langsung diselamatkan.
Korban pun langsung dibawa warga ke Puskesmas Tarabintang. "Tapi karena kondisi Sarlen memburuk, langsung dirujuk ke RS Efarina di Siantar yang sebelumnya Sarlen sempat dirawat dari Puskesmas ke RS Doloksanggul,” pungkasnya.
Di singgung kondisi korban terkini, Wansitor mengatakan masih kritis. "Kritis, karena korban mengalami luka serius, mulai bagian telinga hingga terputus, luka robek di bagian perut, serta luka berat di kepala yang diduga akibat sabetan benda tajam yang digunakan oleh pelaku,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty melalui Kasi Humas Polres Humbahas Bripka Jafar J Simanjuntak, hingga berita ini diturunkan belum menjawab.
Terpisah, Kepala SPKT Iptu Jhon Manalu membenarkan keluarga Sarlen telH melaporkan peristiwa itu ke polisi.
"Laporan tersebut diterima oleh Polres Humbahas dengan Surat Tanda Terima Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/1/I/2026/SPKT/Polres Humbang Hasundutan/Polda Sumatera Utara, tertanggal 1 Januari 2026,” katanya via telepon.(pom)
