![]() |
| Bekas galian tambang di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) longsor. |
MADINA | BUSER-INVESTIGASI.COM
Bekas galian tambang di Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) longsor. Sedikitnya 12 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Korbannya mayoritas ibu rumah tangga di wilayah itu.
Peristiwa nahas terjadi sekira jam 17.00, Kamis (28/4), tepatnya di bekas galian tambang emas di Desa Banjar Limbung.
Kapolsek Linggabayu, AKP Marlon Rajagukguk membenarkan peritiwa yang mengenaskan tersebut. Namun pihaknya belum dapat memberikan penjalasan lengakap.
"Iya benar, saat ini kami sedang menuju kelokasi kejadian, nanti info lengkap akan kami sampaikan," tungkas Marlon kepada wartawan ketika dikonfirmasi.
"Informaai sementara kabarnya ada 12 korban sedang ngeleles emas di lokasi, tiba tiba perbukitan di lokasi ada longsor, lalu ibu ibu yang sedang mencari emas tertimbun," ungkapnya.
Informsi yang dihimpun, 12 orang yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor, 3 diantaranya warga Desa Simpang Bajole dan selebihnya asal Desa Banjar Limbung.
Sementara, Kepala Desa Simpang Bajole menyebutkan, lokasi tambang emas yamg memakan korban tersebut jauh dari pedesaan.
"Evakuasi korban yang tertimbun longsor terbilang sulit, karena jauh dari titik desa. Dan lokasi kejadian berada di bekas tambang emas yang menggunakan mesin dompeng," ungkapnya. (ok)
