-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Geger! Warga sekitar salah satu sekolah dasar (SD), dikejutkan temuan siswa kelas 5 SD tewas. Korban ditemukan penuh luka memar saat mengikuti kegiatan olahraga. Tak terima pihak keluarga meminta kematian korban diusut tuntas.

Jumat, 16 Oktober 2026, 10:04 WIB Last Updated 2026-10-16T03:04:27Z
Geger! Warga sekitar salah satu sekolah dasar (SD), dikejutkan temuan siswa kelas 5 SD tewas. Korban ditemukan penuh luka memar saat mengikuti kegiatan olahraga. Tak terima pihak keluarga meminta kematian korban diusut tuntas.


MEDAN / buser-investigasi.com

Belakangan korban diketahui berinisial RZW, dia ditemukan sudah tak bernyawa di dekat mesin pompa air lingkungan sekolah di Desa Purwodadi, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan.


RZW ditemukan meninggal dunia saat kegiatan olahraga berlangsung di lingkungan sekolah terjadi sekira jam 10.00 WIB.


Seorang guru bernama Fitri Hayati (46) menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.


Setelah kejadian itu diketahui, korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke puskesmas untuk penanganan awal sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Meta Medika. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.


Informasi mengenai kejadian tersebut diterima jajaran kepolisian sekira jam 12.00 WIB melalui Bhabinkamtibmas Aipda Reki Susanto, setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Purwodadi.


Sekira jam 12.40 WIB, Pamapta, Padal Ipda DL Simanjuntak, Tim Identifikasi Polres Padangsidimpuan, dan personel piket fungsi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal serta mengumpulkan informasi.


Kapolsek Padangsidimpuan Batunadua AKP Sulaiman Rangkuti menangani informasi awal peristiwa tersebut bersama personel terkait. Sejumlah saksi telah terdata untuk dimintai keterangan, di antaranya Fitri Hayati yang pertama kali menemukan korban, Dody Hasym (33) dan M Arifin Nasution (31).


Keterangan para saksi diperlukan untuk menyusun kronologi kejadian, termasuk aktivitas korban sebelum ditemukan, kondisi lingkungan sekolah, serta upaya pertolongan yang diberikan.


Pihak keluarga meminta pemeriksaan visum untuk memperoleh kejelasan mengenai penyebab meninggalnya korban.


Sekira jam 14.00 WIB, korban dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan sesuai permintaan keluarga.


Dalam informasi pemeriksaan awal yang diterima, terdapat sejumlah luka dan memar pada beberapa bagian tubuh korban, antara lain di tangan, punggung, pipi dan bahu.


Temuan tersebut memerlukan penilaian medis untuk mengetahui karakteristik luka dan kemungkinan kaitannya dengan peristiwa yang dialami korban.


Adanya luka atau memar tidak serta-merta membuktikan penyebab kematian maupun memastikan bagaimana luka tersebut terjadi. Karena itu, hasil pemeriksaan medis perlu dikaitkan dengan keterangan saksi dan temuan di lokasi kejadian.


Selain dugaan sengatan listrik, informasi awal mengenai kondisi korban sebelum ditemukan juga masih perlu diklarifikasi.


Pemeriksaan terhadap mesin pompa air, kabel, sumber listrik, dan instalasi di sekitarnya dapat membantu memastikan apakah terdapat potensi bahaya yang berkaitan dengan kejadian tersebut.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Geger! Warga sekitar salah satu sekolah dasar (SD), dikejutkan temuan siswa kelas 5 SD tewas. Korban ditemukan penuh luka memar saat mengikuti kegiatan olahraga. Tak terima pihak keluarga meminta kematian korban diusut tuntas.
  • 0

Terkini

Topik Populer