![]() |
Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat 'Peserta Teristimewa' PKN Tingkat II 2026 Melalui Terobosan Inovatif, Persembahkan Penghargaan untuk Pemko Medan |
Medan | buser-investigasi.com
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat Pemko Medan berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Teristimewa dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026.
Ketiganya sukses menempati peringkat 1, 2, dan 3 melalui proyek perubahan (Proper) yang dinilai mampu memberikan dampak strategis terhadap reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan, penanggulangan bencana, pengawasan internal, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Tiga pejabat tersebut yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan Subhan Fajri Harahap sebagai Peserta Teristimewa Peringkat I, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari sebagai Peringkat II, serta Pj Sekda Kota Medan yang juga Inspektur Kota Medan Erfin Fachrurrazi sebagai Peringkat III.
Subhan Fajri Harahap mengusung proyek perubahan bertajuk “Medan Corpu SMART (Smart Learning Management for ASN Reform and Transformation)”.
Inovasi tersebut diarahkan untuk mentransformasi sistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi ASN secara digital dan terintegrasi melalui konsep Corporate University. Langkah ini ditujukan untuk membentuk aparatur yang semakin kompeten, profesional, adaptif, serta mampu merespons tuntutan perubahan birokrasi.
Sementara itu, Yunita Sari menghadirkan proyek perubahan “Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis”.
Terobosan ini dirancang untuk memperkuat tata kelola mitigasi bencana secara real-time, mempercepat respons dalam kondisi darurat, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat maupun instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana di Kota Medan.
Sedangkan Pj Sekda, Erfin Fachrurrazi yang juga Inspektur Kota Medan mengusung proyek perubahan bertema “Penguatan Peran APIP sebagai Trusted Advisor melalui Optimalisasi Fungsi Assurance dan Consulting untuk Meningkatkan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Internal.”
Melalui inovasi tersebut, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kota Medan didorong untuk tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga menjadi mitra strategis (trusted advisor) bagi perangkat daerah.
Dengan pendekatan tersebut, fungsi pengawasan diharapkan semakin memberikan nilai tambah melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, pengendalian internal, sekaligus mendorong upaya pencegahan penyimpangan anggaran.
Keberhasilan tiga pejabat tersebut sekaligus menjadi gambaran komitmen Pemko Medan dalam membangun birokrasi yang adaptif dan inovatif. Pengembangan kompetensi ASN tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Atas capaian tersebut, para penerima penghargaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atas bimbingan, arahan, kepercayaan, serta dukungan yang diberikan selama mengikuti rangkaian PKN Tingkat II.
Dikatakan Pj Sekda Erfin Fahrurrazi yang juga Inspektur Kota Medan bahwa Pencapaian tersebut menjadi bukti dedikasi, komitmen, serta kualitas kepemimpinan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Prestasi ini diharapkan membawa keberkahan, menjadi inspirasi bagi ASN lainnya, sekaligus semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berwibawa di lingkungan Pemko Medan", jelas Erfin Fahrurrazi.
Sementara itu Kepala BKPSDM, Subhan Fajri, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas, atas bimbingan, arahan, kepercayaan, serta dukungan yang diberikan selama saya mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional.
"Penghargaan sebagai Peserta Teristimewa bukan semata-mata menjadi prestasi pribadi, melainkan kehormatan sekaligus amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata", kata Subhan.
Capaian tersebut juga dinilai tidak terlepas dari komitmen Wali Kota Medan Rico Waas dalam mendorong ASN Pemko Medan untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi terhadap perubahan, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Raihan tiga besar Peserta Teristimewa PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 ini pun menjadi bukti bahwa inovasi birokrasi di lingkungan Pemko Medan terus tumbuh. Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi pijakan untuk menghadirkan perubahan dan solusi nyata bagi kemajuan Kota Medan serta kesejahteraan masyarakat. (*)
