![]() |
| Siswanto Ikhsan |
BINJAI, buser-investigasi.com
Hingga kini pelaku pembacokan terhadap seorang penjaga malam berinisial M yang diduga dilakukan oleh dua orang pelaku yang mengendarai Sepeda Motor di Kampung Kloneng, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat pada Selasa (11/8) dinihari, hingga kini belum tertangkap.
Belum diamankannya para pelaku pembacokan membuat beberapa elemen masyarakat angkat bicara. Salah seorang yang ikut menyorotinya adalah Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Binjai, Siswanto Ihsan, SE.
Pria yang familiar dengan awak media ini pun meminta aparat penegak hukum untuk segera menangkap para pelaku pembacokan sekaligus mengusut tuntas kejadian tersebut.
"Terkait peristiwa yang menimpa korban berinisial M, kami meminta kepada Polres Binjai untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut. Tujuan jelas!! Agar Binjai tetap kondusif seperti sediakala," tegas Siswanto Ihsan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (18/8) siang.
Lambannya pihak kepolisian dalam mengamankan para pelaku menurut Siswanto Ihsan, tentunya dapat menimbulkan tingkat kepercayaan kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Binjai.
"Bila tidak segera ditindaklanjuti dengan menangkap para pelaku atau aktor utamanya, maka hal ini menurut saya dapat memicu konflik berkepanjangan. Apalagi kita ketahui di sekitar lokasi kejadian merupakan tempat kelompok pemuda yang tergabung dalam ormas," urai Ketua SMSI Kota Binjai.
Pun begitu, sambung Siswanto Ihsan, masyarakat Binjai masih menaruh harapan besar dan yakin serta percaya kepada Polres Binjai untuk segera mengungkap siapa pelaku penganiayaan.
"Sebagai aparat penegak hukum, lakukan tindakan tegas terhadap pelaku dan bongkar apa motif dibalik penganiayaan hingga korban mengalami beberapa luka karena sabetan senjata tajam. Perbuatan seperti ini tentunya tidak dapat ditolerir," demikian tutup Siswanto Ihsan diakhir ucapannya.
Diketahui, seorang penjaga ternak berinisial M, menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh dua orang pelaku yang mengendarai Sepeda Motor.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Kloneng, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Selasa (11/8) dinihari. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian bahu kiri hingga nyari putus dan lengan kiri sabetan Sajam. Korban pun langsung dilarikan ke RSU DR. Djoelham Binjai untuk mendapatkan perawatan medis.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kedua pelaku diduga datang menggunakan Sepeda Motor sebelum melakukan aksi terhadap korban. Usai kejadian, keduanya kemudian meninggalkan lokasi. Belum diketahui secara pasti motif pembacokan tersebut maupun identitas kedua pelaku.
Situasi kemudian berkembang hingga memunculkan ketegangan antara dua kelompok pemuda. Menurut sumber di lapangan, puluhan orang yang disebut-sebut merupakan anggota salah satu OKP berkumpul di kawasan Jalan Sei Petani, Desa Namu Rubejulu, Kecamatan Kutalimbaru.
Belum diketahui apakah berkumpulnya massa tersebut berkaitan langsung dengan insiden pembacokan terhadap korban M. Namun, informasi di lapangan menyebutkan ratusan kelompok pemuda dari Keloneng juga bersiaga diduga saling mengumpulkan anggota, sehingga dikhawatirkan terjadi bentrokan.
"Belum (tertangkap) bang. Masih dalam penyelidikan," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polres Binjai, Ipda Jun Fredy Sembiring, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (18/8) terkait kasus tersebut. (SS)
