-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Inflasi Medan Juli 2026 Terendah di Sumut, Rico Waas Tekankan Pengendalian Harga Berkelanjutan

Kamis, 27 Agustus 2026, 11:24 WIB Last Updated 2026-08-27T04:24:15Z
Inflasi Medan Juli 2026 Terendah di Sumut, Rico Waas Tekankan Pengendalian Harga Berkelanjutan

Medan | buser-investigasi.com

Kinerja pengendalian inflasi Kota Medan menunjukkan hasil positif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, tekanan harga selama Juli 2026 berhasil dijaga tetap rendah, dengan inflasi month to month (mtm) hanya sebesar 0,05 persen atau menjadi yang terendah dibandingkan delapan kabupaten/kota yang menjadi daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara.


Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Medan, Muhammad Reza Hanafi, mengatakan capaian tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan yang disampaikan dalam Berita Resmi Statistik per 3 Agustus 2026.


“Inflasi month to month Kota Medan Juli 2026 sebesar 0,05 persen. Inflasi year to date sebesar 0,96 persen, sedangkan inflasi year on year sebesar 4,11 persen,” ujar Reza dalam keterangannya.


Berdasarkan data BPS, inflasi bulanan Kota Medan pada Juli 2026 merupakan yang paling rendah di Sumatera Utara. Medan mencatat inflasi 0,05 persen, disusul Sibolga 0,08 persen, Labuhanbatu 0,15 persen, Padangsidimpuan 0,19 persen, Karo 0,29 persen, Pematangsiantar 0,31 persen, Deli Serdang 0,40 persen, dan Gunungsitoli 0,58 persen.


Reza menjelaskan, secara tahunan Kota Medan mengalami inflasi sebesar 4,11 persen. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan inflasi Sumatera Utara yang berada pada level 4,20 persen.


Inflasi tahunan Medan juga menunjukkan perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juni 2026, inflasi year on year (yoy) Medan tercatat sebesar 4,65 persen dengan inflasi bulanan 0,18 persen. Sementara pada Juli 2026, inflasi bulanan turun menjadi 0,05 persen dan inflasi tahunan menjadi 4,11 persen.


“Tekanan harga di Kota Medan pada Juli 2026 relatif terkendali. Namun, secara tahunan masih perlu menjadi perhatian karena masih dipengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas strategis,” jelasnya.


Adapun Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Medan meningkat dari 108,06 pada Juli 2025 menjadi 112,50 pada Juli 2026, sehingga terjadi inflasi year on year sebesar 4,11 persen.


Sejumlah komoditas tercatat memberikan andil terhadap inflasi tahunan Kota Medan. Di antaranya emas perhiasan sebesar 0,56 persen; bensin dan cabai merah masing-masing 0,26 persen; angkutan udara 0,25 persen; tomat dan cabai rawit masing-masing 0,18 persen; akademi/perguruan tinggi 0,15 persen; ikan dencis 0,13 persen; serta beras 0,11 persen.


Komoditas lainnya yang turut memberikan andil antara lain laptop/notebook, minyak goreng dan ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso masing-masing 0,10 persen; mie 0,09 persen; ayam goreng 0,08 persen; daging ayam ras, biaya les/privat dan bayam masing-masing 0,07 persen; mobil dan wortel masing-masing 0,05 persen; serta daging sapi 0,04 persen.


Meski mencatat inflasi bulanan terendah di Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan tetap menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga pada bulan-bulan berikutnya.


Reza mengatakan, sesuai hasil rapat pengendalian inflasi yang digelar pada 21 Agustus 2026 di ruang rapat

 Asisten Ekonomi dan Pembangunan, telah disepakati sejumlah langkah intervensi untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan. Hasil rapat jg telah kami sampaikan ke Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap.


Rapat tersebut dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan selaku Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang) diminta segera berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM), sementara Dinas Koperasi diarahkan untuk melaksanakan pasar murah.


“Saat ini masih menunggu hasil koordinasi Dinas Ketapang dan Dinas Koperasi untuk progres dan penjadwalannya,” kata Reza.


Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Medan memastikan tren positif pengendalian inflasi dapat terus dipertahankan. Terlebih, meski inflasi bulanan telah berada pada level yang sangat rendah, tekanan harga secara tahunan masih perlu mendapat perhatian.


Dengan inflasi bulanan 0,05 persen, inflasi tahun kalender 0,96 persen, dan inflasi tahunan 4,11 persen, Pemko Medan terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan TPID untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Inflasi Medan Juli 2026 Terendah di Sumut, Rico Waas Tekankan Pengendalian Harga Berkelanjutan
  • 0

Terkini

Topik Populer