![]() |
| Diana Pungky Syok Rekening Diduga 'Dikuras' Eks Asisten-Muncul Kecurigaan Baru |
buser-investigasi.com - Kuasa hukum Diana Pungky, Vidi Galenso, buka suara soal kemungkinan restorative justice (RJ) dalam kasus dugaan penggelapan dana yang dilaporkan kliennya. Menurut Vidi, penerapan restorative justice memiliki batasan, terlebih dugaan kerugian yang dialami Diana Pungky disebut mencapai lebih dari Rp 20 miliar.
Diana Pungky melaporkan mantan asisten pribadi sekaligus kepala rumah tangganya berinisial YS ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penggelapan dana, pemalsuan dokumen, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
"RJ itu kan ada batasan-batasannya. Sekarang kalau Rp 20 miliar lebih gimana RJ-nya?" kata Vidi Galenso di Polda Metro Jaya, kemarin.
Vidi menyinggung hubungan kedekatan antara Diana dengan terduga pelaku yang disebut telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, status sebagai orang dekat justru seharusnya tidak menjadi alasan untuk melakukan dugaan tindak pidana.
"Kalau bicara soal kekerabatan, kita balik kan. Kok sudah dianggap kerabat tapi malah tega melakukan itu. Jadi jangan dibalik karena kerabat jadi boleh merugikan atau menjahati, itu kan kejahatan," ujarnya.
Vidi kemudian mengungkap kondisi Diana Pungky setelah mengetahui dugaan penyalahgunaan dana tersebut. Dia menyebut pesinetron senior itu mengalami syok ketika melihat bukti-bukti transaksi dari sejumlah rekening.
"Ya waktu pertama kali tentu syok. Apalagi melihat bukti-bukti dari mutasi rekening yang banyak itu yang kita telusuri akhir-akhir ini ke beberapa bank," kata Vidi.
"Cuman akhirnya setelah kita laporkan ke polisi, kemudian kita tangani secara profesional, semuanya jelas, beliau jadi lebih tenang," sambungnya.
Vidi menyebut Diana bahkan sempat mempertanyakan apakah dugaan serupa pernah terjadi sebelumnya. Sebab, hubungan pengelolaan usaha dalam keluarga Diana telah berlangsung sejak orang tuanya masih hidup.
"Setelah sekian tahun dan ditambah lagi puluhan tahun sebelumnya dari orang tuanya, ibunya dan dengan alasan kekerabatan kita malah jadi balik bertanya, jangan-jangan sebelumnya juga begitu," tuturnya.
Dia mengatakan setelah ayah Diana meninggal, YS juga sempat membantu ibunda Diana dalam mengelola usaha kuliner.
"Karena setelah dari bapaknya waktu itu meninggal, kan (YS) ngebantu ibunya (Diana Pungky) di usaha kuliner. Usaha kulinernya juga sampai tutup," ujarnya.
Vidi mengatakan proses penanganan laporan tersebut masih berjalan. Salah satu hal yang membuat penyelidikan membutuhkan waktu adalah dugaan TPPU.
"Belum, karena banyak sekali rinciannya. Dan yang bikin lama itu yang tadi, TPPU-nya itu karena artinya ada transfer, ada dikelola ke tempat lain yang Ibu Diana gak tahu," ungkapnya. (*)
