-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Pomparan OP Partinogong Sihotang Gelar Tradisi Pelleng, Sepakat Bagi Tanah Luluhur Demi Jaga Persatuan

Senin, 27 Juli 2026, 14:09 WIB Last Updated 2026-07-27T07:09:47Z
Pomparan OP Partinogong Sihotang Gelar Tradisi Pelleng, Sepakat Bagi Tanah Luluhur Demi Jaga Persatuan

DAIRI | buser-investigasi.com

Keturunan Op Napitu atau Pomparan Op Partinogong Sihotang kembali menegaskan komitmen persatuan. Lewat tradisi makan Pelleng dan Kupulen Nditak di Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul, Minggu (26/7/2026), mereka menolak cara kekerasan dan memilih musyawarah sebagai jalan menyelesaikan persoalan.


Tradisi "makanan pedas" itu bukan sekadar seremoni. Bagi pomparan, ini simbol damai, kebersamaan suka-duka, dan ikrar untuk mengutamakan mufakat di atas ego pribadi.


“Kami satukan pemahaman. Pelleng dan Kupulen Nditak artinya kita satu, baik dalam suka maupun duka. Kalau ada beda pendapat, selesaikan di meja adat, bukan dengan otot,” tegas tokoh keturunan Op Partinogong, Op Cardo.


Doa syukur dipanjatkan agar keluarga besar dijauhkan dari perselisihan dan Desa Pangguruan tetap damai.


Sepakat Bagi Tanah Leluhur

Puncak acara ditandai pembagian partapakan - lahan simbolis peninggalan leluhur seluas 5x25 meter kepada 7 garis keturunan Op Napitu. Langkah ini diambil untuk menjaga sejarah dan menandai eksistensi tiap keturunan di Pangguruan.


Penerima partapakan:  

Op Baggi, Op Pakitab, Op Parbikkas, Op Saur, Op Rahe, Op Ruppur, dan Op Lampo Sihotang.


Tokoh adat H. Kajiman Sihotang menegaskan lahan juga tetap disediakan bagi keturunan yang berhalangan hadir. 

“Kebersamaan harga mati. Ini bukan soal memperkaya diri. Kami tetap merangkul semua, meski ada beda pandangan soal warisan,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu Kajiman juga menyinggung status Op Pacingir sebagai _Sipukka Huta_ Pangguruan. Ia menyebut persoalan itu sudah melalui proses hukum dan menjadi dasar keluarga mempertahankan hak waris. Pernyataan tersebut merupakan pandangan pihak keluarga Op Partinogong Sihotang.


Dengan tradisi dan pembagian tanah ini, Pomparan Op Partinogong Sihotang mengirim pesan tegas: perselisihan harus selesai, persatuan harus dikedepankan demi membangun Pangguruan ke depan. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Pomparan OP Partinogong Sihotang Gelar Tradisi Pelleng, Sepakat Bagi Tanah Luluhur Demi Jaga Persatuan
  • 0

Terkini

Topik Populer