-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

57 Pelari 100K TOTK 2026 Hadapi Medan Ekstrem di Ronggur Nihuta

Sabtu, 13 Juni 2026, 11:01 WIB Last Updated 2026-06-13T04:01:55Z

 57 Pelari 100K TOTK 2026 Hadapi Medan Ekstrem di Ronggur Nihuta


SAMOSIR | buser-investigasi.com

Sebanyak 57 pelari kategori 100 kilometer (100K) dalam ajang internasional Trail of The Kings (TOTK) 2026 berhasil melintasi jalur menantang di wilayah Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, pada hari pertama perlombaan, Sabtu (13/6/2026).


Rute yang ditempuh para peserta dimulai dari kawasan Water Front City Pangururan dan memasuki sejumlah desa di Kecamatan Ronggur Nihuta, yakni Sabungan Nihuta, Paraduan, Lintong Nihuta, dan Ronggur Nihuta. Dari wilayah tersebut, peserta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Sijambur sebelum kembali ke Pangururan.


Lintasan yang didominasi tanjakan curam, turunan panjang, serta jalur perbukitan menjadi ujian fisik dan mental bagi para pelari. Namun, kondisi tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan pemandangan alam Danau Toba dan bentang alam Samosir yang memukau.


Camat Ronggur Nihuta, Darwan Purba, S.Pd., menyampaikan bahwa pelari pertama tiba di Water Station (WS) 2 yang berada di Desa Ronggur Nihuta pada pukul 04.58 WIB. Peserta bernomor dada 7002 menjadi pelari tercepat yang mencapai titik tersebut.


“Seluruh peserta kategori 100K sudah melewati WS 2 Desa Ronggur Nihuta hingga pukul 08.00 WIB dan melanjutkan perlombaan sesuai jalur yang telah ditetapkan panitia,” kata Darwan.


Untuk mendukung kelancaran perlombaan, petugas dari Dinas Kesehatan, pemerintah desa, TNI, dan Polri telah bersiaga sejak dini hari di lokasi WS 2. Kehadiran mereka bertujuan memastikan kebutuhan peserta terpenuhi, mulai dari pelayanan kesehatan, logistik, hingga pengamanan jalur.


 57 Pelari 100K TOTK 2026 Hadapi Medan Ekstrem di Ronggur Nihuta


Darwan menjelaskan, sebelum pelaksanaan perlombaan, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan masyarakat telah melakukan berbagai persiapan, termasuk membersihkan dan menata lintasan yang akan dilalui peserta.


Selain itu, masyarakat juga diajak berpartisipasi menjaga kelancaran event dengan memastikan ternak peliharaan tidak berkeliaran di sepanjang jalur lomba sehingga tidak mengganggu para pelari.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Trail of The Kings 2026. Event ini tidak hanya menghadirkan kompetisi lari lintas alam bertaraf internasional, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Samosir kepada dunia. (Tim)

Komentar

Tampilkan

  • 57 Pelari 100K TOTK 2026 Hadapi Medan Ekstrem di Ronggur Nihuta
  • 0

Terkini

Topik Populer