![]() |
| Isra Mikraj Tuntut Umat Islam Kendalikan Diri dan Berjuang Secara Seimbang |
TANJUNG MORAWA - buser-investiigasi.com
Peringatan Isra Mikraj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk mengingat peristiwa besar perjalanan Nabi Muhammad SAW, yang menjadi awal diterimanya perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
"Peristiwa ini menjadikan peringatan Isra Mikraj tidak bisa hanya seremonial, tetapi yang utama adalah hikmah yang terkandung di dalamnya dapat memberikan motivasi bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya," ujar Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Drs H Misran Sihaloho MSi di Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H yang diselenggarakan Majelis Arafah Kabupaten Deli Serdang di Masjid Ubudiyah Auliyah, Kecamatan Tanjung Morawa, Sabtu (7/2/2026).
Hikmah Isra Mikraj juga menuntut umat Islam untuk senantiasa mengendalikan diri serta berjuang secara seimbang dalam melaksanakan amal ma’ruf nahi munkar, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta tugas-tugas kemasyarakatan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperteguh kebhinekaan dan memperkuat pembaruan sosial sebagai pilar untuk mewujudkan masyarakat Deli Serdang yang religius, rukun, bermoral, dan berbudaya.
"Saya juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh jajaran pemerintahan, serta segenap komponen daerah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Deli Serdang dengan penuh keikhlasan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan bangsa serta generasi yang akan datang," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Ta’mir Majelis Arafah, H Achmad Daniel Chardin SE MSi menjelaskan, Majelis Arafah dibentuk berawal dari salat Subuh berjemaah keliling bertujuan unruk menghidupkan masjid-masjid yang masih sepi, khususnya di pelosok.
Mantan Pangdam I/Bukit Barisan ini menyebutkan, dari kegiatan tersebut Majelis Arafah berkembang menjadi organisasi yang memiliki berbagai program, di antaranya pembinaan calon imam masjid dan pembekalan tata cara fardhu kifayah.
Ke depan, Majelis Arafah juga berencana mengembangkan pembelajaran manajemen masjid dengan melakukan studi banding ke Masjid Jogokariyan, Yogyakarta yang dikenal sebagai masjid yang menjadi pusat pemberdayaan umat, termasuk dalam bidang sosial dan ekonomi.
Ketua Majelis Arafah Deli Serdang, Ustaz Muhammad Kurnia Sitorus SPd MBA menjelaskan, program utama Majelis Arafah adalah meramaikan salat Subuh berjemaah seperti shalat Jumat, melalui kegiatan safari subuh yang dilaksanakan setiap pekan di berbagai masjid di Sumatera Utara.
"Di Deli Serdang, Alhamdulillah sudah 28 masjid yang kami kunjungi untuk melaksanakan safari dakwah. Mudah-mudahan semangat ini mendatangkan keberkahan bagi kita semua," sebutnya. (DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
