-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Tercorengnya Dunia Pendidikan dan Agama Yang tidak Bermoril, Putri: Pak Kepala Desa Bandar Setia Kami Inginkan Keadilan

Sabtu, 17 Januari 2026, 07:25 WIB Last Updated 2026-01-17T00:30:37Z

Tercorengnya Dunia Pendidikan dan Agama Yang tidak Bermoril, Putri: Pak Kepala Desa Bandar Setia Kami Inginkan Keadilan 

Tembung | buser-investigasi.com

‎Ada-ada saja ulah tetangga jaman sekarang, tak senang melihat Jiran tetangga terlihat sukses segala daya dan upaya untuk menjatuhkan pun dihalalkan dengan segala cara, bahkan menggiring opini yang meyesatkan dengan tetangga lainnya untuk memfitnah korban yang dituju, mirisnya lagi mengenai dunia pendidikan yang dimana pemerintah menggalakkan untuk menuju generasi emas.

‎kejadian ini dialami salah satu Yayasan Sariah Abdul Muis sekaligus Paud/Tk Ummi Putri yang berada di Jalan lapangan II Gg Mangun Dusun VII Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seiuan Tuan Kabupaten Deliserdang, Ummi Putri selaku pemilik yayasan/Paud/TK sering mengalami fitnah Dajjal Bahakan pernah sempat Dapat pengancaman pembunuhan oleh tetangganya yang berinisial PJ berapa bulan yang lalu.

‎DP diketahui menjadi dalang provokasi untuk memfitnah Ummi Putri yang dialami bertahun-tahun, dari menghasut warga untuk mendemo yayasan TK milik Ummi Fitri, bahkan para orang tua wali murid pun tak luput dari sasaran DP saat mengantarkan anak-anaknya bersekolah.

‎"Kadang wali murid setiap mengantar anak anak sekolah, di ejek ejek sama si DP, melarang mereka untuk melintas di jalan apalagi sampai parkir di depan rumahnya si DP, lucu kan macam kita tempat sekolah teroris aja mengajarkan kesesatan anak-anak generasi kita",ujar Ummi Putri kepada wartawan buser-investigasi.com, Jumat (16/1)


‎"Ini jelas 'pembunuhan' karakter bagi diri saya, bukan hal perbuatan tidak menyenangkan saja yang saya alami, tetapi juga menyerang secara brutal, seperti orang tidak waras, ada saja yang di provokasinya," ucap Ummi Putri

‎Ironisnya lagi RT dari Gang Mangun Tersebut, malah menyalahkan pihak sekolah, yang katanya membuka sekolah tidak punya aturan, mengganggu tetangga dan menuduh pemilik yayasan selalu membuat onar, serta merasa terganggu saat jalan Gg di lintasi untuk pengantaran dan penjemputan anak sekolah Dari Paud/Tk ummi Putri.

‎"Gang Mangun tersebut tanah kakek nya, jadi pihak sekolah tidak seharus nya memakai jalan Gang , untuk berlalu lalang saat mengantar dan menjemput anak didik, karena ia merasa terganggu, bahkan Kepala Dusun (Kadus) VII Mrs yang seharusnya menunjukan sosok seorang pemimpin dan jembatan antara pemerintahan dengan masyarakat malah ini malah menyarankan Agar kegiatan mengaji dan sekolah di pindahkan saja (yayasan sariah Abdul muis/Paud/Tk ummi putri),"ucap Putri menirukan kata si RT dan Kadus.

‎Apa tidak heran kita jadi nya, Kadus ini tidak mendukung pendidikan untuk generasi penerus anak bangsa atau gimana? Lagian juga kan kalau masalah sound (pengeras suara) itu hal yang lumrah setingkat sekolah Paud/Tk dan Mengaji, yang dimana beberapa menit sebelum memulai belajar dan pulang anak anak didik tersebut membacakan doa doa, serta ayat ayat al qur’an sembari untuk penghafalan mereka juga, ini kok malah di larang dengan alasan warga terganggu, lucu lihat Kadusnya itu kan, tambahnya.

‎Sebenarnya yang setan ini sekarang siapa? Kita sebagai orang tua seharus nya bangga di saat kita mendengar anak anak kita bisa membaca atau mengaji,  tuduhan tetangga setempat terganggu dengn keberadaan sekolah, alih alih RT dan Kadus malah memojok kan Pihak Sekolah Yaitu Paud/Tk Ummi putri/Rumah ngaji Ummi putri,  kata nya selalu membuat onar kepada tetangga setempat. Bukan nya menyelesaikan permasalahan yang di alami oleh kedua belah pihak Malah menyarankan agar sekolahnya di pindahkan saja. Padahal sekolah hak milik sendiri tidak menyewa. 

‎"Beberapa kali pemilik Yayasan Sariah Abdul Muis Atau Paud Tk Ummi putri , menyewa lahan untuk parkir dan bermain ank anak, pun begitu juga , pihak sekolah di serang oleh tetangga setempat atas Hasutan Si DP,"ujarnya lirih


Sempat dimediasi oleh Kepala Desa Bandar Setia yang disaksikan oleh Bhabinkabtimas dan Babinsa di aula kantor desa, namun saudari DP tidak mau menghadiri mediasi tersebut. Disini kadus juga membiarkan saudari DP menandatangani surat perjanjian perdamaian tanpa ada persetujuan maupun ajakan untuk menjumpakan saudari DP terhadap pihak sekolah.


Bukti nya sampai sekarang Si DP tidak merasa menyesali perbuatannya, sampai saat ini dia terus melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada pihak sekolah serta wali murid yang melintas, mulai dari perkataan mencela, menghina, mengejek dan lain sebagainya.


‎Memang tidak ada etikad baik sepertinya si DP itu, buktinya waktu dijumpakan (didamaikan) di kantor kepala Desa aja dia tidak mau datang, dengan hasil di surat perjanjian tersebut tandatangan nya pun diwakili.


‎"Gak ada pengaruhnya surat perdamaian yang dibuat kemarin itu sepertinya, buktinya aja sampai sekarang, si DP itu Masi juga terus menyerang kami, sakit kali hati ini kadang melihat atau mendengarnya, takutnya nanti telawan sama awak, berdosa juga awak nantinya," cetusnya.

‎Nanti kalau awak bilang (Lapor) lagi sama kepala Desa, si Kadusnya pula yang komplin, 'ngapailah ngadu-ngadu sama kepala Desa, urusan sepele nya ini, urusan kecil,' ucapnya menirukan perkataan Kadus Mrs. Tapi di biarin pun makin menjadi-jadi orang tu menyerang saya, malahan pun si Kadus mulai ikut-ikutan untuk mengintimidasi kami, untuk menyuruh kami pindah rumah dan yang lebih anehnya lagi suami saya dikeluarkan dari group STM di tempat kami

‎Kami berharap kepada bapak Kepala Desa Bandar Setia, Bapak Sugiato, untuk menyelesaikan masalah yang sedang kami hadapi, kami bermohon dengan sangat, agar di jumpakan (didamaikan) dengan otak pelaku yaitu DP, dan memberikan  sangki yang tegas kepadanya, sebab karena perbuatan nya, seperti penyerangan, mencaci, memfitnah serta hinaan terhadap saya, perbuatan Dan tingkah laku Si DP ini, sangat merugikan karena mencemarkan  nama baik saya maupun nama baik sekolah.


‎"Karena selama ini, Kadus tidak mau menggubris masalah dan tidak bertindak tegas, jadi saya bermohon kepada bapak kepala Desa untuk atensinya mengenai permasalahan ini,"harapnya. (*)

Komentar

Tampilkan

  • Tercorengnya Dunia Pendidikan dan Agama Yang tidak Bermoril, Putri: Pak Kepala Desa Bandar Setia Kami Inginkan Keadilan
  • 0

Terkini

Topik Populer