-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Dugaan Pungli Mencuat ke Publik Oknum Kepala MTs Al Iklas Beringin Sogok Wartawan Rp 300 Ribu

Senin, 08 September 2025, 14:24 WIB Last Updated 2025-09-08T07:24:10Z

Dugaan Pungli Mencuat ke Publik Oknum Kepala MTs Al Iklas Beringin Sogok Wartawan Rp 300 Ribu

Beringin | buser-investigasi.com

Dugaan pungutan liar (pungli) kepada siswa 

Madrasah Ibtidaiyah, setara dengan Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Iklas Desa Sidodadi R Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang mencuat ke publik.


Setiap siswa MIS diminta membayar Rp 50.000 dan siswa MTs Rp100.000 terkait pelaksanaan 

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).


Berharap dugaan pungli kepada para siswanya tidak terus diberitakan, oknum kepala Kepala MTs Al Iklas Fuji Rahayu memberikan uang sogok kepada wartawan Rp 300 ribu.


Pemberian uang dalam amplop tersebut disampaikan Fuji Rahayu yang sebelumnya menghubungi wartawan melalui whatsApp untuk datang ke sekolahnya.


"Silahkan datang ke sekolah Pak,"tulis Fuji Rahayu via whatsApp, Kamis (4/9/2025).


Setiba di sekolah wartawan kemudian disodori amplop berisi uang pecahan Rp 100.000 ribu dan Rp 50.000 berjumlah Rp 300.000,-


Diberitakan sebelumnya, kutipan ANBK tersebut dikeluhkan oleh sebagian orang tua murid. 


ANBK, menurut sejumlah orang tua murid, adalah penilaian peningkatan mutu sekolah yang dilakukan oleh pihak terkait. Sehingga tidak ada alasan pihak madrasah melakukan kutipan kepada murid MIS dan MTs.


"Ini penilaian untuk mutu sekolah kenapa orang tua dirugikan. Kecuali untuk kepentingan murid 

Dikemanakan uang tersebut. Kita minta Polresta Deli Serdang untuk mengusutnya,"ujar sejumlah orang tua murid yang minta namanya dirahasiakan kepada wartawan.


Dikonfirmasi, Kepala MTs Al Iklas Fuji Rahayu yang disampaikan melalui salah seorang guru bernama Rizal bahwa uang tersebut digunakan untuk membayar pembimbing komputer.


"Murid-murid ini kan tidak mengetahui pengoperasian komputer maka kita panggil lah pihak yang bisa mengajari penggunaan komputer untuk peserta didik kita,"jawab Rizal via seluler 


Ditambahkan Rizal sebelumnya pihaknya telah memanggil para orang tua ke sekolah untuk menjelaskan soal uang tersebut.


Panggilan rapat itu diakui para orang tua murid. Mereka mengaku pernah diundang rapat terkait pungutan uang tersebut. Para orang tua tidak sanggup menolak dikarenakan takut anaknya mendapat intimidasi dari pihak madrasah.


"Kalau kita nolak nanti anak kita jadi sasaran ditekan di sekolah. Pokoknya dipersulit lah," ucap para orang tua.


Dan para orang tua berencana membawa dugaan pungli ke pihak berwajib.


Menanggapi keresahan orang tua, Rizal berjanji akan segera meniadakan kutipan tersebut.


"Kalau begitu tidak akan kita lakukan kutipan lagi,"janji Rizal.


Sementara Kepala Kantor (Kakan) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Deli Serdang, Saripuddin Daulay dikonfirmasi terpisah via WhatsApp mengucapkan terima kasih.


"Terima kasih informasinya ya pak,"bilangnya kepada wartawan.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Pungli Mencuat ke Publik Oknum Kepala MTs Al Iklas Beringin Sogok Wartawan Rp 300 Ribu
  • 0

Terkini

Topik Populer