TANAH KARO | buser-investigasi.com
Jalur Medan-Brastagi, Kabupaten Karo lumpuh total akibat tumbangnya pohon dan tiang listrik di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat (9/12) pagi. Ratusan kendaraan bermotor dari dua arah tampak mengurai panjang hingga berkilo-kilo meter.
Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, kemacetan terjadi selama enam jam. Peristiwa adanya pohon dan tiang listrik tumbang diperkirakan terjadi sedari pukul 4 pagi. Namun hingga pukul 7 pagi, lalu lintas belum juga bisa dilalui akibat adanya pohon dan tiang listrik tumbang yang memalang jalan raya.
"Kemacetan terjadi dari pukul 05.00 WIB-11.00 WIB," ujar Kanit Lantas Polsekta Berastagi, Iptu Poltak Hutahaean.
Disebutkannya, siang ini kondisi lalu lintas perlahan sudah mulai lancar. Pohon dan tiang listrik yang menutup jalan sudah dievakuasi petugas.
Begitu juga disampaikan Kanit Lantas Polsek Pancur Batu Iptu Rizala. Menurutnya, setelah material tiang listrik dan pohon tumbang dievakuasi arus lalu lintas di Sibolangit-Medan kembali lancar.
Situasi jalur Medan-Brastagi yang sempat 'lumpuh' ini viral di media sosial. Dalam video berdurasi 55 detik yang diamati wartawan, tampak tiang listrik dan pohon tumbang menghalangi jalan. Akibatnya kendaraan mobil dan sepeda motor dari dua arah berhenti total dan tak bisa bergerak. Dalam tayangan video tersebut berkisar 5 tiang listrik tumbang menutupi jalan.
Untuk mengurai kemacetan, pihak Polres Tanah Karo melakukan buka tutup jalur. Pembersihan pohon dan tiang listrik juga sudah dilakukan oleh personil Satuan Lalulintas Polres Tanah Karo, Dinas Kebersihan Karo, dan ranting PLN.
Sementara informasi diterima wartawan dari Kapolres Tanah Karo AKBP Ronny Nicolas Sidabutar SH SIK MH melalui Wakapolres Kompol Aron Siahaan SH mengatakan, betul dinihari tadi ada kayu tumbang ke badan jalan dan menimpa tiang listrik sehingga mengakibatkan kemacetan panjang . Jadi untuk mencegah terjadinya penumpukan kenderaan, Personil sudah di arahkan di setiap persimpangan menuju ke Medan supaya anggota bisa mengarahkan kepada masyarakat yang ingin mau menuju Medan supaya mencari jalur alternatif.
"Dihimbau kepada masyarakat supaya tetap waspada dan hati - hati ketika mau melintas ke arah Medan , apalagi di antara Tahura sampai dengan Penatapan, banyak sekali kayu yang besar,"imbaunya. (ok)
