-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Ngaku Dihipnotis, Motor Sport R-15 Dibawa Kabur

Jumat, 09 Desember 2022, 03:01 WIB Last Updated 2022-12-08T20:01:20Z
Andri (33) warga warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai mengaku menjadi korban hipnotis oleh dua orang yang mengaku sebagai debt collector.

SERGAI | buser-investigasi.com


Andri (33) warga warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai mengaku menjadi korban hipnotis oleh dua orang yang mengaku sebagai debt collector.


Kepada polisi dia mengatakan, kehilangan sepeda motor sport R15 miliknya ketika ditemui pelaku saat hendak memancing.  Andri mengatakan bahwa kejadian terjadi pada Selasa (6/12) kemarin.


Peristiwa itu bermula saat ia bersama seorang temanya hendak memancing ikan di depan TPU Islam Sei Rampah.


Tiba tiba beberapa dua orang yang tak dia kenalin mendatangi dirinya. Setelah bercerita, dia kemudian diajak masuk ke dalam mobil pelaku. Sementara kendaraan sepeda motornya dibawa pelaku lainya. 


"Baru aja kami narok pancing, datang lah dua orang itu masuk kedalam jumpai kami dan bilang bahwa kereta ini belum pernah dicicil," kata Andri, Kamis (8/12). 


"Awalnya saya nolak, tapi karena saya bingung kek dihipnotis saya naik karena mereka bilang ada laporan bahwa kereta ini belum dibayar, ya saya ngikut aja, padahal ini kreta punya saya," ujar dia.


Korban kemudian dibawa pelaku ke arah Kota Medan.  Namun dia baru sadar dan diturunkan pelaku di Simpang Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu.


Sementara itu, sepeda motor miliknya telah dibawa pelaku lainnya. 


"Masalah cicilan itu urusan orang rumah saya pak, tapi seingat saya kereta ini sudah dibayar, nggak pernah nunggak kami," ujarnya. 


Merasa telah ditipu pelaku, korban kemudian mendatangi Polsek Firdaus untuk membuat laporan. 


Kapolsek Firdaus, AKP Idham Khalik membenarkan adanya lapor tersebut. Kasus itu katanya masih dalam proses lidik kepolisian. 


"Laporan sudah kita terima saat ini masih kita lidik," kata Idham. 


Namun kata Idham kejadian itu belum tentu kejahatan hipnotis.


"Itu belum tentu hipnotis, karena pelaku ngaku debt collector," lanjutnya. 


Polisi kata Idham masih menelusuri perkara tersebut apakah kejahatan hipnotis atau ada masalah tunggakan pembayaran sepeda motor, karana sampai saat ini korban hanya menunjukan STNK kepemilikan kendaraan. 


"STNK ada. Kalo masalah nyicil kita gak tau persis. Nanti dibilangnya lunas rupanya belum. Makanya masih lidik," tutupnya. (*/ok)

Komentar

Tampilkan

  • Ngaku Dihipnotis, Motor Sport R-15 Dibawa Kabur
  • 0

Terkini

Topik Populer