-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Kesal Anaknya Dimarahi, Adik di Simalungun Tega Bunuh Kakaknya

Jumat, 09 Desember 2022, 02:42 WIB Last Updated 2022-12-08T19:42:04Z
Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung mengatakan, pembunuhan itu terjadi pada Selasa 6 Desember 2022 lalu, di Jalan Nenas Dusun II, Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik.

SIMALUNGUN | buser-investigasi.com


Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung mengatakan, pembunuhan itu terjadi pada Selasa 6 Desember 2022 lalu, di Jalan Nenas Dusun II, Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik.


Kepada Polisi, pelaku nekat membunuh kakak kandungnya karena kesal setelah mendengar perkataan korban yang dilontarkan ke tiga anaknya.


Pada Senin 5 Desember 2022, pelaku pulang dari kebun ke rumahnya sekitar jam 18:00 WIB.


Kemudian anak pelaku berinisial YE, GP dan NP mengadu ke pelaku bahwa korban marah-marah dan mengatakan akan membunuh pelaku RS (47), karena merusak koper menantu korban yang baru pulang dari Bandung. 


Tak cuma itu, pelaku pun emosi lantaran korban menumpuk kayu bakar tak jauh dari rumahnya karena dianggap menghalanginya ketika duduk di teras rumah.


Mendengar cerita anaknya, pada 5 Desember 2022, sekira jam 21.00 WIB pelaku langsung merencanakan pembunuhan dengan membeli satu gulung tali plastik berwarna hijau.


Keesokan harinya tanggal 6 Desember 2022, ketika anak pelaku berangkat ke sekolah, ia langsung mendatangi korban yang sedang duduk di pintu belakang rumah.


Pelaku langsung mencekik leher korban hingga ke kamar tidur. Ia pun mendorong korban hingga terjatuh ke kasurnya. Setelah itu ia membekapnya.


Kemudian ia mengambil tali dari kantong celana dan mengikat tangan, kaki dan badan korban. Selajutnya korban dipukul wajah dan dadanya berulang kali hingga tak bergerak. 


"Setelah korban dipastikan meninggal dunia pelaku membuka ikatan tali yang ada di badan, tangan dan kaki kemudian pelaku menutupi korban dengan selimut dan sisa tali tersebut dibuang di dapur korban dan setelah itu pelaku berangkat ke ladang," kata AKBP Ronald, Kamis (8/12).


Pelaku mengaku nekat membunuh lantaran sakit hati ketika korban mengancam akan membunuh pelaku dan keluarganya.


Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar pelaku dan korban sering terlibat adu mulut. "Kini pelaku masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Sat Reskrim Polres Simalungun," ucapnya.


Sarapan Usai Membunuh


KASUS adik bunuh kakak di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun sempat menggegerkan masyarakat. Usai membunuh korban, pelaku mengikat tubuh kakaknya itu menggunakan tali. Lalu, jenazah korban dibawa ke dalam kamar, dan ditutupi selimut.


Usai membunuh sang kakak, pelaku kembali ke rumahnya yang tak jauh dari kediaman korban. Sampai di rumah, korban pun sarapan dengan santai, lalu berangkat menuju ladang.


"Sebelum ke ladang, pelaku sempat melihat kembali jenazah korban di dalam kamar. Setelah itu, ikatan di tubuh korban dibuka," kata Ronald. 


Menurut AKBP Ronald FC Sipayung, kasus pembunuhan ini diketahui oleh BS, anak kandung dari Asdadorna Sijabat. Ketika kembali ke rumah, saksi BS menemukan ibunya sudah meninggal dunia. Karena ada tanda-tanda kekerasan, BS kemudian melapor ke polisi.


Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa Asdadorna Sijabat merupakan korban pembunuhan. Berdasarkan penyelidikan polisi, akhirnya diketahui bahwa pelakunya adalah Restina Sijabat, adik kandung korban. (*/ok)

Komentar

Tampilkan

  • Kesal Anaknya Dimarahi, Adik di Simalungun Tega Bunuh Kakaknya
  • 0

Terkini

Topik Populer