-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Nyantai di Teras Rumah, Mantan Pengedar Sabu Tewas Ditembak Polisi

Selasa, 15 November 2022, 00:06 WIB Last Updated 2022-11-14T17:06:05Z
IWAN alias Nasib (49) tewas berlumuran darah setelah timah panas polisi menembus bagian lehernya. Padahal saat itu, Iwan sedang duduk santai di teras rumahnya.

BELAWAN | buser-investigasi.com


IWAN alias Nasib (49) tewas berlumuran darah setelah timah panas polisi menembus bagian lehernya. Padahal saat itu, Iwan sedang duduk santai di teras rumahnya.


Insiden penembakan tersebut terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Gang Mafo, Lingkungan XIV, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (14/11).


Menurut anak kandung korban, Rian (22) saat itu ayahnya sedang duduk di depan rumahnya seorang diri. Pagi itu, ia sempat bersama dengan korban. Namun, dirinya pergi sebentar untuk membeli sesuatu di dekat rumah dan meninggalkan ayahnya.


"Aku tadi beli rokok bentar ke belakang, nggak berapa lama tiba-tiba ada suara tembakan," kata Rian kepada wartawan, Senin (14/11).


Lalu, dikatakannya setelah mendengar tembakan tersebut ia pun kembali ke rumah. Ketika itu, ia pun langsung histeris melihat ayahnya sudah bersimbah darah.


"Ku pikir entah apa, rupanya ayah ku sudah kena tembak di lehernya, sudah bercucuran darah di leher," sebutnya.


Rian mengaku, ketika itu sempat melihat ada tiga orang pria berpakaian kemeja putih yang diduga polisi lari meninggalkan ayahnya.


"Polisinya tiga orang, sempat lihat cuma nampak dua orang, satu di mobil," bebernya.


Diungkapkannya, menurut informasi yang diterima, polisi datang ke lokasi tersebut untuk melakukan penggeledahan terkait kasus narkotika. Tetapi, Rian menambahkan saat itu di lokasi atau pun dari korban tidak ditemukan barang bukti apapun.


Ia mengaku bahwa memang, ayahnya merupakan penjual narkoba jenis sabu. Namun, setahun terakhir sudah berhenti.


"Kata orang itu narkoba, tapi sudah setahun yang lewat ayah ku nggak main narkoba lagi, nggak ada barang bukti," ucapnya.


Lebih lanjut, dia mengatakan setelah melihat ayahnya bersimbah darah dirinya pun panik dan langsung menolong ayahnya dan membawa nya ke rumah sakit di kawasan Medan Marelan. Ketika itu, ia membawa ayahnya ke rumah sakit dengan menggunakan sepeda motor.


"Pertama kena tembak darah berceceran, aku lah yang bawa ke rumah sakit naik sepeda motor, dengan bercucuran darah baju penuh darah," bebernya.


Kemudian, waktu itu kondisi korban sudah sekarat lantaran darahnya terus mengalir. Setibanya di rumah sakit di kawasan Marelan itu. Korban pun di rujuk ke Bhayangkara Medan, tetapi nyawanya tidak tertolong.


Ia juga menceritakan, selama berhenti menjual narkoba setahun terakhir, kesehariannya ayahnya merupakan penjual nasi goreng dan es kelapa di kawasan Belawan. "Jualan nasi goreng di Belawan, bantuin ibu kadang buka es kelapa juga," pungkasnya.



Kepergok Buang Babut Dari Jendela Kamar


SEMENTARA di tempat terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal RH kepada wartawan menjelaskan, awalnya personel Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Jalan KL Yos sudarso, Gang Mapo, Lingkungan 14, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.


"Lalu petugas mendatangi lokasi melihat seseorang laki-laki di dalam rumah. Saat kedatangan petugas laki- laki itu membuang plastik dari jendela kamar langsung melarikan diri," katanya. 


Personel yang melihat itu, langsung mengamankan barang bukti sabu serta melakukan pengejaran terhadap laki-laki yang diketahui berinisial N.


"Ketika personel Bripka Rudi Simamora melakukan pengejaran terhadap N melakukan perlawanan melukai petugas dengan pisau lipat dan mencoba merebut senjata api petugas yang terselip dipinggang," katanya, Senin (14/11).


Kemudian, Rahmat mengungkapkan Bripka Rudi Simamora berupaya mengamankan senjata api dari pinggangnya namun pelaku tetap melakukan perlawanan.


"Ketika bergumul dan tarik-tarikan, senjata api milik personel itu meletus hingga mengenai tersangka. Selanjutnya petugas berupaya mengamankan tersangka namun warga datang membela tersangka dengan cara melempari petugas sehingga petugas tidak berhasil mengamankan tersangka. Selanjutnya petugas menyelamatkan diri," ungkapnya.


"Dari informasi yang diterima diketahui pelaku dibawa oleh Keluarganya ke RS Mitra Medika Marelan untuk berobat. Setelah ditangani oleh petugas medis, tersangka dinyatakan meninggal dunia sekira jam 11.40 WIB," pungkasnya. (ok)

Komentar

Tampilkan

  • Nyantai di Teras Rumah, Mantan Pengedar Sabu Tewas Ditembak Polisi
  • 0

Terkini

Topik Populer