![]() |
| poto ilustrasi |
MEDAN | buser-investigasi.com
Seorang Karyawan Panglong dipukul Kadus 03 Desa Amplas. Hal itu diungkap Hamdani Pratama (21) kepada awak media, Senin (7/11) di Mapolsek Percut Sei Tuan.
Diceritakan Hamdani, kejadian itu terjadi pada tanggal 2 Agustus 2022 sekira jam 15.00 Wib di Jalan Muara Desa Amplas.
"Saat itu saya sedang bekerja, tiba-tiba si Kadus AM itu datang sambil marah-marah meminta agar mobil pick up yang terparkir didepan panglong untuk dipindahkan," ujar Hamdani.
Tak hanya marah kepada Hamdani, istrinya pun ikut jadi korban.
"Masakan seorang wanita dan itu istri saya diperlukan begitu, iya saya ga terima lah bang," cetus Hamdani.
Tak terima istrinya dihina, Hamdani lantas menghampiri sang Kadus dan mendorongnya. Tapi tindakan itu justru membuat sang Kadus emosi dan langsung memukul wajahnya hingga luka dan berdarah.
"Atas perbuatannya itu, saya pun langsung bergegas ke Polsek Percut Sei Tuan untuk segara membuat laporan," terang Hamdani.
Hamdani pun berharap, pihak Kepolisian dan Pemerintah Deli Serdang segera mengambil tindak tegas. "Saya kuatir hal itu dapat saja terulang kembali, pasalnya Kadus AM itu sering lalu lalang di depan Panglong tempat saya bekerja. Kepada pihak Kepolisian, saya berterimakasih sekali apa bila laporan saya ini secepat nya di tindak lanjuti sesuai proses hukum. Kepada pemerintah Kabupaten Deli Serdang, yakni Bupati, saya mohon agar Kadus AM dipecat dari jabatannya, karena menurut saya tidak pantas seorang Kadus melakukan hal tersebut kepada warganya. Apabila ada hal yang perlu di tegur, Kadus tak sepantasnya menggunakan kata kata kasar dan makian kepada warga," ujar Hamdani. (gung)
