MEDAN | buser-investigasi.com
Sesosok mayat wanita muda ditemukan warga terbungkus goni 'sujud' di pohon bambu pinggir Sungai Amplas, Jalan Kerang, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas. Diduga kuat, wanita itu korban pembunuhan.
Mayat wanita itu pertama kali ditemukan oleh sekelompok anak-anak yang sedang mandi-mandi, Selasa (22/11) sekira jam 11.00 WIB. Belum diketahui identitas wanita itu. Hingga kemarin, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Informasi dihimpun, awalnya sekelompok anak itu tak curiga kalau benda terbungkus goni yang tersangkut di akar pohon bambu berisi mayat wanita. Tapi setelah air sungai mulai surut, barulah anak-anak itu melihat kaki manusia di ujung goni.
Yakin itu mayat manusia, anak-anak itu sontak lari dan memberitahu ke seorang warga yang sedang menjala ikan. Setelah diperiksa dan benar mayat manusia, temuan itu kemudian dilaporkan ke Kepling 3, Chairani Hasibuan dan diteruskan ke polisi.
Tak lama kemudian, Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi. Setelah goni dirobek, barulah diketahui jika mayat itu berjenis kelamin wanita dan tanpa mengenakan pakaian alias bugil.
Usai lakukan olah TKP, polisi kemudian mengevakuasi mayat wanita yang diperkirakan berusia 30 tahun itu ke RS Bhayangkara Medan.
"Dari kondisi mayatnya, pasti korban pembunuhan, karena terbungkus goni," kata Chairani Hasibuan.
Menurut Chairani Lubis, hingga saat ini belum ada warganya melaporkan kehilangan keluarganya. "Korban bukan warga saya, Karena hingga saat ini belum ada laporan warga saya yang kehilangan keluarga," tutupnya.
Di tempat terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ridwan SH saat dikonfirmasi membenarkan temuan mayat wanita terbungkus goni tersebut.
"Korban sampai sekarang tidak diketahui identitasnya karena saat ditemukan tidak berbusana (telanjang)," kata AKP Ridwan SH sembari menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat menggubungi Polsek Patumbak atau datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara Madan. (ok)

