-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Duh! Oknum DPRD Labuhan Batu Diduga Siksa dan Telantarkan Istri Kedua

Senin, 19 September 2022, 02:58 WIB Last Updated 2022-09-18T19:58:23Z
Anggota DPRD Labuhan Batu dari Partai Bulan Bintang berinisial CH dituding mentelantarkan istri keduanya


DELISERDANG | buser-investigasi.com


Anggota DPRD Labuhan Batu dari Partai Bulan Bintang berinisial CH dituding mentelantarkan istri keduanya Noni Indriaty (44), janda 4 anak yang tinggal di Jalan Pancing II Komplek I Perumahan Al Fikri, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung. Tak cuma itu, Noni juga mengaku kerap diperlakukan kasar.


Menurut keterangan Noni kepada wartawan di Lubuk Pakam, Jumat (16/9) dirinya menikah dengan anggota dewan pergantian antar waktu itu Tahun 2016 silam. Saat menikah dengan CH warga asal Desa Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu itu, perempuan berperawakan tinggi besar berkaca mata tersebut berstatus janda 4 anak sedang suaminya berstatus laki orang tanpa anak.


"Istri tua CH bernama AD (49) tinggal di Negeri Lama, Labuhan Batu," jelas Noni.


Mereka menikah di rumah tuan Kadi di Tangguk Bongkar X Medan Denai. "Namun buku nikah kami dikeluarkan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang tertanggal 9 November 2016 oleh Kepala KUA Achiruddin," jelas Noni sambil menunjukan kedua buku nikah mereka.


Dikisahkan Noni yang pernah bekerja di Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas) tersebut bahwa ekonomi suami keduanya CH sebelum menikahi dirinya terbilang melarat. 


"Saya gadaikan rumah saya untuk modal dia maju jadi anggota dewan. Jumlahnya ratusan juta," ujar Noni blak-blakan.


Namun setelah menikah Noni malah tertekan bathin. Dirinya mengaku pernah dianiaya suami keduanya itu hingga mengalami trauma berat.


Ceritanya, ketika itu dirinya ikut kunker ke Padang. Mereka menginap di kamar nomor 500 Hotel Pangeran. "Di hotel itu saya ditelanjangi, dipukulinya. Saya berobat ke dokter syaraf di RS Bunda Thamrin Medan akibat penyiksaan tersebut. Pasca penganiayaan itu berbuntut panjang. Saya tidak bisa tidur selama 5 hari," sebut Noni.


Ditambahkan Noni lagi, dirinya telah berulang kali minta cerai kepada suaminya. "Namun tetap saja dia gak mau mencerai saya. Udah gitu saya gak dinafkahinya. Sudah 3 bulan belakangan ini kami tidak tinggal serumah lagi. Dia sudah tinggal bersama istri tuanya," aku Noni.


Masih kata Noni, dirinya banyak mengurus suaminya tersebut. Mulai pakaian hingga perawatan.


"Dulu baru-baru kenal sama saya, hajab kali penampilannya. Malu pun liatnya," ungkap Noni.


Diduga, ujar Noni, suaminya CH menggunakan data palsu menikahi dirinya. "Pertama, kami menikah di Medan Denai tapi kenapa bukunya terbit dari KUA Gunung Meriah Deli Serdang. Kemudian di kartu keluarga kami, ayah CH tercatat bernama Ahmad Maulana sedang di buku nikah almarhum H Khairuddin. Selain itu di KTP-nya CH kelahiran Tahun 1972, sedang di KK kelahiran tanggal 22 Oktober 1974," tutur Noni.


Parahnya lagi, bilang Noni, di kartu keluarga mereka yang beralamat di Jalan Pancing II Komplek I Perumahan Al Fikri Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung, CH tertulis sebagai ayah kandung dari keempat anak Noni dari suami sebelumnya. Yakni, Syahnia (23), Ariel Fahrezi (16), Dzamar Abiyyu Pasha (12) dan Harfiza Adelia Rihana (9).


Istri tua CH, AD ketika dikonfirmasi via seluler mengaku tidak tau soal itu. "Gak tau aku itu," katanya singkat. Sementara AD minta agar permasalahan ini jangan diperbesar. "Gak ada itu. Tolong jangan diperbesar. Kalau saya ke Medan jumpa kita ya," jawab AD saat dikonfirmasi wartawan. (*/ok)

Komentar

Tampilkan

  • Duh! Oknum DPRD Labuhan Batu Diduga Siksa dan Telantarkan Istri Kedua
  • 0

Terkini

Topik Populer