![]() |
| Korban bernama Giorgio Albar itu terjatuh sekitar jam 03.30 WIB dari lantai 3 hotel. Saat itu orang tuanya Okta Revieni Heni (23) dan Rizky Ravaneli (22) sedang asik karaoke di lantai dasar. |
RIAU | buser-investigasi.com
Polisi mengungkap fakta baru atas tewasnya bocah berusia 3 tahun yang terjatuh dari lantai 3 Hotel Grand Central di Pekanbaru, Riau. Bocah itu rupanya terjatuh saat ditinggal karaoke oleh kedua orang tuanya.
Korban bernama Giorgio Albar itu terjatuh sekitar jam 03.30 WIB dari lantai 3 hotel. Saat itu orang tuanya Okta Revieni Heni (23) dan Rizky Ravaneli (22) sedang asik karaoke di lantai dasar.
Lantai dasar di Hotel Grand Central sendiri tersedia KTV Karaoke. Bahkan lokasi KTV itu pernah disegel tahun 2020 lalu setelah kedapatan ada peredaran narkoba.
"Pengakuan dia, mereka (orang tua korban) sedang karaoke di lantai bawah. Sudah kita cek urine hasilnya negatif," terang Kapolsek Bukit Raya, AKP Syafnil, Senin (19/9).
Syafnil mengatakan ibu korban tercatat warga Lampung. Sementara ayah korban tinggal di Batam, Kepulauan Riau dan sama-sama baru sampai di hotel itu.
"Korban dan ibunya ini dari Lampung dan bapak ini dari Batam. Jadi mereka sama-sama baru sampai Pekanbaru ketemuan mereka di hotel," katanya.
Waktu menginap di hotel, Rizky dan Okta keluar kamar pada Minggu (18/9) sekitar jam 22.00 WIB. Sementara itu putranya yang berusia 3 tahun ditinggal di kamar.
"Pengakuan mereka karaoke hampir jam 22.00 WIB, ditinggal anaknya. Anak ini kan jatuh jam 03.00 WIB lewat," kata Syafnil.
Setelah dimintai keterangan, kedua orang tua korban menolak dilakukan otopsi. Kini korban dibawa oleh pihak keluarga setelah sempat ditangani di RS Syafira Pekanbaru.
"Orang tuanya tidak mau otopsi," kata Kapolsek. (*/ok)
