-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Dugaan Malapraktik di RS Efarina Etaham, Keluarga Surati DPRD Hingga Gubernur

Rabu, 16 September 2026, 09:21 WIB Last Updated 2026-09-16T02:21:53Z
Jenazah korban dibawa ke rumah duka. 


SIANTAR, buser-investigasi.com

Keluarga almarhumah Hotnida masih terus berjuang menuntut keadilan atas dugaan malapraktik di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar. Keluarga sudah mengirim surat permohonan perhatian ke berbagai instansi pemerintah, mulai dari tingkat daerah hingga provinsi.


Putra kandung almarhumah, Mario Sirait, mengatakan ia akan terus mengambil langkah hukum dan administratif untuk mencari tahu penyebab pasti kematian ibunya.


"Kami terus berusaha mencari keadilan. Saat ini, kami sudah mengirim surat resmi ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Gubernur Sumut, DPRD Sumut dan DPRD Kota Pematangsiantar," ujar Mario, Selasa (15/9).


Mario mengatakan, usaha yang mereka lakukan mendapat tanggapan baik dari beberapa pihak terkait. Mereka berencana segera mengadakan pertemuan resmi di Pematangsiantar. Pertemuan ini akan membahas penanganan kasus itu.


"Kami terus berusaha. Untungnya semua pihak memberi tanggapan yang baik. Akan ada pertemuan khusus di Pematangsiantar. Kami sangat berharap kasus meninggalnya orang tua kami benar-benar mendapat perhatian serius dari para pembuat kebijakan," tuturnya.


Kasus ini bermula ketika Hotnida, seorang pasien stroke, meninggal dunia setelah diduga menerima suntikan obat penenang jenis Diazepam di ruang pemeriksaan CT scan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.


Pasien Tewas Usai Disuntik 

 

Duka mendalam dirasakan keluarga Hotnida Simanjuntak setelah perempuan tersebut meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan CT scan di RS Efarina Etaham Pematangsiantar, Sabtu (15/8).


Keluarga mempertanyakan penanganan medis yang diterima Hotnida sebelum meninggal. Mereka meminta pihak berwenang mengusut kejadian tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian dan memastikan apakah terdapat prosedur medis yang tidak sesuai.


Anak Hotnida, Mario Sirait, mengatakan ibunya memang memiliki riwayat stroke ringan. Namun, menurut dia, sebelum dibawa ke rumah sakit, kondisi ibunya masih relatif baik, sadar, dapat berjalan sendiri dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.(mis)

Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Malapraktik di RS Efarina Etaham, Keluarga Surati DPRD Hingga Gubernur
  • 0

Terkini

Topik Populer