![]() |
| Dosen Universitas Royal Gelar Workshop Penguatan UMKM: Manajemen, Keuangan dan Digital Marketing di Sei Silau Timur |
ASAHAN — buser-investigasi.com
Dosen Universitas Royal melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema "Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Usaha UMKM Melalui Pelatihan Manajemen, Keuangan dan Digital Marketing" di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, pada 2 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu mengelola usaha secara lebih profesional, efektif, dan berkelanjutan.
Kepala Desa Sei Silau Timur, Wartiman, dalam sambutannya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada tim dosen Universitas Royal yang menyelenggarakan workshop di desanya.
"Saya mewakili masyarakat Desa Sei Silau Timur sangat senang dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Kehadiran tim dari Universitas Royal memberikan pemahaman dan pendampingan mengenai pentingnya manajemen usaha, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana untuk mengembangkan pemasaran produk," ujar Wartiman.
Ketua Tim Pelaksana sekaligus Rektor Universitas Royal, Wan Mariatul Kifti, SE, MM, menyampaikan kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Ia menjelaskan materi pelatihan mencakup tiga aspek utama yang sangat dibutuhkan pelaku usaha.
Pada aspek manajemen usaha, peserta diberikan pemahaman mengenai cara menyusun perencanaan usaha, mengatur kegiatan operasional, meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen, serta mengelola sumber daya yang dimiliki secara efektif. Para peserta juga didorong untuk memiliki target usaha dan melakukan evaluasi secara berkala agar perkembangan bisnis dapat diketahui dan terus ditingkatkan.
Sementara itu, pada aspek pengelolaan keuangan, peserta dibekali pengetahuan mengenai pentingnya melakukan pencatatan transaksi secara sederhana dan teratur. Pelaku UMKM diarahkan untuk mampu membedakan antara keuangan usaha dan keuangan pribadi, mencatat pemasukan serta pengeluaran, menghitung keuntungan, dan menyusun perencanaan keuangan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengetahui kondisi keuangan usaha secara lebih akurat sehingga dapat mengambil keputusan bisnis berdasarkan data yang jelas.
"Terakhir, peserta mendapatkan materi digital marketing yang menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Peserta diperkenalkan dengan berbagai strategi pemasaran melalui media digital, seperti pemanfaatan media sosial, pembuatan konten promosi, penggunaan aplikasi komunikasi untuk berinteraksi dengan pelanggan, serta pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, produk UMKM diharapkan tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar, tetapi juga mampu menjangkau konsumen dari wilayah yang lebih luas," ungkap Wan Mariatul Kifti.
Tim dosen juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak takut beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Transformasi digital dinilai menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing, memperkuat identitas merek, membangun hubungan dengan konsumen, dan meningkatkan potensi penjualan.
Tim pelaksana kegiatan tersebut diketuai oleh Wan Mariatul Kifti, MM, dengan anggota Rohminatin, SE, M.Ak., Amalia, M.Kom., serta satu orang mahasiswa, Jihan Oktaviani. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara tim Universitas Royal dan para pelaku UMKM Desa Sei Silau Timur.(Don)
