![]() |
Kayuh 21 Km Bersama Forkopimda, Zakiyuddin Harahap Pantau Kota Medan dan Perkuat Sinergi |
Mengisi akhir pekan dengan cara produktif, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap memilih berolahraga sambil memastikan kondisi kota tetap terpantau. Sabtu pagi (27/6/2026), ia melakukan gowes bersama unsur Forkopimda Kota Medan menyusuri sejumlah ruas strategis di ibu kota provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan bersepeda ini diikuti Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/Medan Delli Yudha Adi Nurcahyo, serta Kajari Medan Ridwan Sujana Angsar.
Kebersamaan para pimpinan daerah di atas dua roda ini memperlihatkan soliditas Forkopimda dalam menjaga kondusivitas ibu kota Sumatera Utara. Di sepanjang perjalanan, rombongan sesekali memperlambat kayuhan untuk mengamati kondisi jalan, kebersihan lingkungan, serta aktivitas warga yang mulai ramai beraktivitas.
Rute yang ditempuh pun cukup menantang. Rombongan mengelilingi jalur strategis Kota Medan sejauh 21,27 kilometer dengan kecepatan rata-rata 15–20 km/jam, menuntaskan perjalanan dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit.
Dari Jalan Putri Hijau, rombongan bergerak melewati Jalan Merak Jingga, Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan Grand Mercure, Jalan Thamrin, hingga Jalan HM Yamin. Perjalanan berlanjut ke kawasan pusat kota melalui Jalan Stasiun Kereta Api, Jalan Pulau Pinang, dan Jalan Ahmad Yani.
Memasuki area padat aktivitas perdagangan, rombongan menyusuri Jalan Hindu dan Jalan Perdana sebelum menuju Jalan Imam Bonjol dan melintasi kawasan Bundaran Polonia. Dari sana, mereka terus bergerak ke Jalan Adi Sucipto hingga area Lanud Soewondo.
Perjalanan kemudian berlanjut melalui Jalan Mustang, Jalan Perhubungan Udara, dan Jalan Mongonsidi. Memasuki kawasan kota modern, rombongan melewati area Cambridge, Jalan S. Parman, Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Jalan Sudirman, Jalan Cik Ditiro, hingga akhirnya finis di People’s Place, Jalan RA Kartini.
Zakiyuddin menilai olahraga bersama seperti ini menjadi cara efektif untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat komunikasi informal antarpimpinan daerah.
“Di akhir pekan, kegiatan seperti ini sangat positif. Selain menyehatkan, kami juga bisa melihat langsung kondisi kota dan dinamika masyarakat. Koordinasi yang terbangun dalam suasana santai justru sering menghasilkan komunikasi yang lebih efektif,” ujarnya.
Kegiatan gowes pagi ini pun ditutup dengan sarapan bersama dan diskusi santai. Momentum sederhana namun bermakna ini menjadi cerminan pendekatan kolaboratif Pemerintah Kota Medan bersama Forkopimda—bahwa menjaga kota tidak selalu harus dari ruang rapat, tetapi juga bisa dilakukan dengan turun langsung menikmati denyut kehidupan masyarakat. (*)
