![]() |
Kerja Sama dengan 6 Mitra Strategis Bupati: Harus Berdampak Positif bagi Pemkab Deli Serdang dan Masyarakat |
LUBUK PAKAM -buser-investigasi.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang memperkuat sinergi pembangunan daerah yang direalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) dengan enam mitra strategis dari sektor energi, perbankan, dan pendidikan tinggi.
Keenam mitra strategis tersebut, yakni PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Sumut, Bank Mandiri, Universitas Medan Area (UMA), dan Universitas Satya Terra Bhinneka.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (13/3/2026).
"Kerja sama ini diharapkan menjadi instrumen percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas sektor," ucap Bupati di kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS tersebut.
Kemitraan antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang lebih produktif dan berkelanjutan.
"Kami berharap penandatanganan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi diikuti dengan implementasi nyata yang tidak hanya menguntungkan masing-masing institusi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dan masyarakat," tutur Bupati.
Dalam konteks penguatan tata kelola keuangan daerah, Bupati menekankan pentingnya percepatan digitalisasi transaksi melalui program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Transformasi sistem transaksi keuangan dari konvensional (uang tunai/cash) menuju digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Digitalisasi transaksi tidak hanya berfungsi meminimalkan potensi kebocoran keuangan, tetapi juga membangun budaya transaksi non-tunai di tengah masyarakat.
"Dengan sistem digital, transparansi dapat kita tunjukkan secara nyata kepada masyarakat. Ini juga sejalan dengan misi kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang sehat melalui konsep CTM, yaitu Cepat, Transparan, dan Mudah," papar Bupati.
Bupati juga mendorong sektor perbankan untuk mengambil peran lebih aktif dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah, tidak sekadar sebagai lembaga penyimpan dana pemerintah.
Salah satu langkah yang diharapkan adalah penyediaan mesin tapping box pada restoran atau tempat usaha agar penerimaan pajak daerah dapat tercatat secara real time.
Selain penguatan tata kelola keuangan daerah, kerja sama dengan perguruan tinggi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta mendorong inovasi teknologi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Bupati menyampaikan, Pemkab Deli Serdang memiliki program Satu Desa Satu Sarjana sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa.
Melalui program tersebut, mahasiswa dari desa-desa di Deli Serdang diharapkan dapat menempuh pendidikan sesuai dengan potensi wilayahnya, seperti bidang pertanian bagi daerah agraris maupun kelautan bagi wilayah pesisir.
Pemkab Deli Serdang juga membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk menjadikan wilayahnya sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa melalui kegiatan penelitian, kuliah kerja nyata (KKN), maupun program pemberdayaan masyarakat.
"Kami ingin inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dapat langsung diterapkan di tengah masyarakat, baik dalam bidang pertanian, pengolahan sampah maupun teknologi tepat guna lainnya," katanya.
Sementara itu, Area Head Regional Office Medan BRI, Catur Wahyu Endra Yogianta megemukakan, pihaknya terus berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Deli Serdang.
Disebutkan, hingga saat ini BRI telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 40 ribu masyarakat di Deli Serdang dengan total portofolio hampir Rp2,1 triliun, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sekitar 27 ribu pelaku usaha dengan nilai sekitar Rp1,1 triliun.
Dalam mendukung inklusi keuangan, BRI juga memperluas layanan melalui jaringan kantor serta agen BRILink yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Deli Serdang.
"Jumlah agen BRILink yang tersebar di Kabupaten Deli Serdang saat ini sekitar 1.100 agen. Kehadiran agen tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat karena mereka memperoleh tambahan pendapatan melalui layanan tersebut," rincinya.
Sementara itu, Rektor UMA, Prof Dr Dadan Ramdan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperkuat kerja sama dengan Pemkab Deli Serdang, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan inovasi teknologi.
UMA saat ini tengah mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan masyarakat melanjutkan pendidikan berdasarkan pengalaman kerja yang dimiliki.
Selain itu, universitas tersebut juga melakukan berbagai riset terapan, termasuk pengembangan bibit pisang unggul serta teknologi pengolahan sampah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Deli Serdang, Drs Adi Winarto MM dalam laporannya menjelaskan, penandatanganan kesepakatan bersama tersebut bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak.
Turut hadir di kegiatan itu, Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara UP3 Pematang Siantar, Ramses Manalu; Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah; Universitas Satya Terra Bhinneka, Bobby Christian Halim SH MH CPM; Branch Office Head BRI Kantor Cabang Lubuk Pakam, Muzaiyin; Area Head PT Bank Mandiri Medan Imam Bonjol, Arius Wiratama dan lainnya. (DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)
