![]() |
| Geger! Mahasiswa Tewas di Selokan |
BATU BARA | buser-investigasi.com
Warga Desa Air Hitam Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara geger setelah sesosok mayat ditemukan di dalam selokan jalan desa tersebut. Mayat berjenis kelamin pria tersebut pertama sekali ditemukan warga yang tengah melintas yang melihat jaket warna hitam dan hape terletak di beram jalan di Dusun VII Desa Air Hitam, Minggu (21/9).
Ketika dilakukan pengecekan ternyata di dalam selokan berisi air terlihat sesosok mayat yang telah kaku. Sontak warga yang menemukan pertama sekali memanggil warga lainnya dan perangkat desa.
Personel Polsek Lima Puluh dan tim Inafis Polres Batu Bara yang dihubungi langsung turun ke tempat kejadian peristiwa (TKP). Mayat tersebut kemudian dievakuasi dari dalam air dengan kondisi kaku dan hanya mengenakan celana pendek warna hitam.
![]() |
| Geger! Mahasiswa Tewas di Selokan |
Ketika dilakukan visum luar ternyata dari mulut mayat masih mengalir darah. Kelopak mata kirinya juga terlihat lebam merah. Selanjutnya jasadnya dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain di Kuala Gunung untuk dilakukan otopsi.
Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala membenarkan temuan mayat tersebut. "Tadi mayatnya dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain dan saat ini tengah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi," ujarnya singkat.
Identitas Terungkap
Satreskrim Polsek Limapuluh bersama Polres Batu Bara, akhirnya menungkap identitas jenazah yang ditemukan di rawa-rawa Dusun 7, Desa Air Hitam, Kecamatan Datuk Limapuluh, Batu Bara, Minggu pagi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah pria tersebut diketahui bernama Rainaldi LZ Pasaribu (23), berstatus mahasiswa warga Dusun Smalholder, Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Batu Bara.
Dalam kasus penemuan jenazah ini, kepolisian memeriksa sejumlah saksi dan mengevakuasi jenazah korban untuk keperluan otopsi mencari penyebab kematiannya.
Penemuan itu bermula ketika sejumlah warga melintas di sekitar kebun dan melihat tubuh seorang pria di dalam rawa-rawa. Setelah didekati, ternyata pria tersebut sudah tidak bernyawa. Informasi yang dihimpun jenazah ditemukan dalam kondisi telentang hanya mengenakan celana pendek, tanpa baju, dengan tubuh yang sudah kaku.
Tak jauh dari posisi korban, warga juga menemukan sebuah telepon genggam. Namun, perangkat itu dalam keadaan rusak sehingga belum bisa menjadi petunjuk awal mengenai identitas maupun riwayat komunikasi korban.
Kapolsek Limapuluh, AKP S Sagala, menambahkan, pihak kepolisian masih terus berupaya mengidentifikasi korban. Oleh karena itu, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat diimbau agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung berkoordinasi dengan Polsek Limapuluh.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Penemuan ini sontak menghebohkan masyarakat setempat yang berharap polisi segera mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.(mmc/bbs)

