-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Dibunuh di Kosan Kekasih Dimutilasi, Tubuhnya Dipotong-potong

Selasa, 09 September 2025, 01:23 WIB Last Updated 2025-09-08T18:23:36Z
Dibunuh di Kosan Kekasih Dimutilasi, Tubuhnya Dipotong-potong

MEDAN | buser-investigasi.com

Alvi Maulana (24) pria asal Labuhanbatu, Sumut membunuh dan memutilasi pacarnya berinisial TAS (25) menjadi ratusan potong. Tersangka mengaku aksi keji itu dilakukan karena tak tahan dengan sifat dan tuntutan gaya hidup korban.


Dilansir detikJatim, Alvi dan TAS telah 5 tahun menjalin hubungan asmara. Keduanya sama-sama lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Alvi merupakan sarjana informatika, sedangkan pacarnya sarjana manajemen.


Meski belum menikah, baik siri maupun resmi, Alvi dan TAS sudah hidup bersama layaknya suami istri. Sejoli itu tinggal satu kos di Jalan Raya Lidah Wetan, Kelurahan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya.


Adapun Alvi berasal Dusun Aek Paing Tengah, Desa Aek Paing, Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumut. Sedangkan TAS dari Jalan Made Kidul Nomor 22, Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.


"Semua ini berawal dari mereka melaksanakan kegiatan suami istri yang belum sah, ada rasa kekesalan berlebihan, pelaku sedikit kewalahan dengan tuntutan ekonomi korban yang meminta gaya hidup dan seterusnya. Sehingga terjadi peristiwa tersebut," terang Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto saat jumpa pers, Senin (8/9).


Sebelum pembunuhan terjadi, Alvi kerap bertengkar dengan TAS. Hingga kekesalan tersangka meledak pada Minggu (31/8) dini hari.


Di kamar kos mereka, tersangka menusuk leher kanan korban memakai pisau dapur. Satu tusukan fatal itu mengakibatkan korban tewas kehabisan darah. "Pelaku aktivitas pulang larut malam. Sampai di kos hendak masuk, tapi dikunci korban dari dalam. Layaknya seorang wanita kondisi marah dengan kosa kata tidak pada umumnya. Itu sudah berulang sejak sebelum-sebelumnya. Kemudian Itu lah yang memicu cek-cok di malam hari tersebut," ungkap Ihram.


Usai memastikan TAS tewas, Alvi lalu memutilasi jasad pacarnya di kamar mandi kos. Tersangka memotong daging dan tulang belulang korban menjadi ratusan potongan.


Menurut Ihram, Alvi nekat berbuat sekeji itu karena tak tahan lagi dengan berbagai omelan dan tuntutan ekonomi dari korban.


"Yang melatarbelakangi dia melakukan hal tersebut adalah kekesalan berlebihan dengan omelan korban dengan tuntutan ekonomi yang tentunya semua ini diawali kehidupan layaknya suami istri yang belum sah sehingga berlarut-larut sampai ini terjadi. Juga untuk menghilangkan jejak," jelasnya.


Usai memutilasi korban, tersangka lalu membuang sebagian potongan jasad TAS di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto. Sebagian lainnya disimpan Alvi di balik laci lemari di kamar kosnya serta dikubur di depan kosnya.


Mutilasi Pacar 


Fakta baru terkuak dari kasus mutilasi sadis yang dilakukan Alvi Maulana (24) terhadap kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati (25). Polisi mengungkap bahwa tersangka ternyata pernah bekerja sebagai tukang jagal hewan.


"Bahwasanya yang bersangkutan pernah bekerja sebagai tukang jagal, jagal hewan," kata Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, Senin (8/9).


"Jadi dia pernah bekerja sebagai tukang jagal hewan pada suatu ketika dalam momen kegiatan di mana dibutuhkan jagal hewan tersebut dan dia pernah bekerja tersebut," tambahnya.


Alvi tega memutilasi pacarnya menjadi ratusan potongan tubuh setelah menusuk leher korban dengan pisau dapur di kos mereka di Jalan Raya Lidah Wetan Lakarsantri, Surabaya, Minggu (31/8) dini hari.


Menurut polisi, aksi keji itu dipicu oleh rasa kesal yang menumpuk karena korban kerap bersikap tempramen dan menuntut gaya hidup tinggi. "Semua ini berawal dari mereka melaksanakan kegiatan suami istri yang belum sah, ada rasa kekesalan berlebihan, pelaku sedikit kewalahan dengan tuntutan ekonomi korban yang meminta gaya hidup dan seterusnya. Sehingga terjadi persitiwa tersebut," jelas Ihram.(dts)

Komentar

Tampilkan

  • Dibunuh di Kosan Kekasih Dimutilasi, Tubuhnya Dipotong-potong
  • 0

Terkini

Topik Populer