![]() |
| Bus ALS Terbalik, 2 Atlet Karate Sumut Tewas |
MEDAN | buser-investigasi.com
Bus rombongan membawa atlet asal Sumatera Utara mengalami kecelakaan tunggal di GT Padang-Sicincin Sumatera Barat. Dua korban ditemukan tewas dan puluhan korban mengalami luka-luka saat bus ALS tergelincir dan terbalik, Minggu malam (7/9).
Adapun identitas dua korban meninggal tersebut adalah Muhammad Dhijey Lexie asal Sungai Tuan, Deli Sedang dan Fakhri Akbar Faris Asseweth asal Medan Tembung.
"Betul, ada kecelakaan tadi malam. Kita baru mendapat informasi tadi pagi. Dari kecelakaan iru, ada dua yang meninggal dunia dan 29 orang luka," lata Kanit Laka Satlantas Polres Padang Pariaman, Ipda Rudi Purnama kepada wartawan, Senin (8/9)
Rudi menjelaskan, bus ALS naas dengan nomor polisi BK 7444 UA itu mengalami kecelakaan di pintu keluar GT Padang-Socincin, tepatnya di Bundaran Akses Kapalo Hilalang Jalur A, sekira jam 23.30 WIB.
![]() |
| Bus ALS Terbalik, 2 Atlet Karate Sumut Tewas |
"Seluruh korban dibawa ke rumah sakit. Para korban yang menumpang bus ini adalah peserta kejuaraan karate yang berlangsung di Padang," katanya.
Pihak pengelola GT juga menbenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. "Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, kendaraan tersebut melaju dari arah GT Exit Kapalo Hilalang menuju jalan nasional, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berputar di U-Turn yang menyebabkan sopir bus hilang kendali sehingga kendaraan terbalik. Posisi akhir kendaraan terbalik di dalam taman U Turn simpang kupu-kupu," kata Regional Head Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya, Bromo Waluko Utomo dalam keterangan yang diterima detikSumut.
Ia mengatakan, dalam kecelakaan ini terdapat 2 korban meninggal dunia dan 5 korban luka berat yang sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. "Kecelakaan ini telah ditangani oleh Hutama Karya selaku pengelola GT Padang-Sicincin dengan berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Padang-Pariaman untuk melakukan evakuasi serta pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. Informasi lebih lanjut terkait penanganan kejadian dapat menghubungi Polres Padang-Pariaman," katanya.(dts)

