![]() |
| Sadis .... !!! Wanita Lansia Tewas Dibantai Perampok |
MEDAN | buser-investigasi.com
Seorang wanita paruh baya, berinisial AA, 72 tahun tewas mengenaskan bersimbah darah di dalam rumahnya Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia. Diduga korban dirampok kawanan pelaku.
Noel Pamungkas L Tobing, 20 tahun mengatakan dirinya yang melintas di depan rumah korban disetop untuk dimintai tolong memanggil polisi.
"Kebetulan sore tadi saya lewat bawa motor dan diberhentikan karena ada pembunuhan, kemudian saya dimintai tolong untuk menghubungi polisi," ujarnya, Sabtu (19/7/2025) malam.
Dikatakan Noel, menantu korban sudah menghubungi mertuanya (korban) dari siang dan tidak ada kabar dan saat tiba dirumah menemukan korban sudah tergeletak di lantai.
"Terus sore lah mereka datang dan masuk (pintu pagar rumah), posisi (pintu samping) ini katanya terbuka, karena biasanya tertutup. Pas dilihat ke dalam, sudah telungkup (korban) dan saat dibalik (tubuh korban) sudah berdarah, mereka pun menjerit lah," tuturnya.
Selain korban dibunuh, lanjut Noel, sejumlah barang berharga turut hilang seperti handphone, uang tunai dan sejumlah perhiasan.
Warga lainnya, Sulaiman, 60 tahun juga mengatakan saat menantu korban datang, terdengar sudah teriakan-teriakan histeris.
"Kan telungkup (posisi korban), dikira (keluarga korban) jatuh, kemudian dibalikkan dia (korban) sudah berdarah darah. Saya dengar tadi korban alami luka di leher dan di perut," ucapnya.
>> Diduga Pelaku Sudah Mengenal Korban
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku diduga kuat merupakan orang yang telah mengenal situasi rumah korban. Dugaan ini muncul karena pelaku diduga mengetahui bahwa Amimah tinggal hanya berdua dengan suaminya yang tengah menderita sakit.
"Kemungkinan besar pelaku sudah merencanakan kejahatan ini. Dia tahu korban tinggal hanya berdua di rumah," ucap seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, Minggu (20/7/2025).
Lebih lanjut, sumber juga menyebutkan bahwa korban hanya memiliki satu anak perempuan berinisial PP, yang sudah menikah dan kerap menitipkan cucunya setiap akhir pekan. Diduga, informasi dan kebiasaan ini telah dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
"Kemungkinan identitas pelakunya sudah diketahui polisi. Orangnya mungkin yang pernah masuk ke rumah itu," katanya menambahkan.
>> Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku
Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Made Wira, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini sedang dalam tahap pengejaran.
"Sudah ada yang dicurigai dan tim kami sedang melakukan pengejaran," ujarnya singkat, Minggu (20/7/2025). (mis)
