![]() |
| Seorang oknum polisi terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap personel Polsek Indrapura, Batubara. Aksi curanmor H Tamsar alias Boy (35) yang berpangkat Briptu ini terekam cctv. |
BATU BARA | buser-investigasi.com
Seorang oknum polisi terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap personel Polsek Indrapura, Batubara. Aksi curanmor H Tamsar alias Boy (35) yang berpangkat Briptu ini terekam cctv.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang bernama Warsino (43) warga Huta II, Pangulu Bandar Rejo, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun mengatakan bahwa motornya diketahui hilang saat pulang kerja di Pabrik Inalum, Kuala Tanjung, Rabu (7/9).
“Saya pulang kerja Senin (5/9) sekira pukul 17.00. WIB, saat hendak menuju parkiran di Pool Bus Inalum, motor Yamaha King BK 4054 TQ sudah raib,” sebut Warsino.
Korban langsung melaporkan kepada security yang lagi tugas dan malam itu juga langsung buat laporan ke Polsek Indrapura.
“Sudah lebih 7 tahun aku parkir motor di pool bus itu, dan aman – aman saja, namun kali ini kok bisa hilang,” katanya heran.
Berselang beberapa jam kemudian setelah melapor, dirinya mendapat kabar dari pihak kepolisian kalau sepeda motornya telah berhasil ditemukan oleh petugas Polsek Indrapura.
“Aku nggak tahu siapa pelakunya dan ditangkap dimana,” ujar Warsino.
Namun informasi yang diperoleh dari kepolisian, pelaku curanmor merupakan oknum petugas kepolisian.
Saat dikonfirmasi ke Plt Kapolsek Indrapura, Iptu Abdi Tansar, membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan oknum polisi dan data – data pelaku dan korban sudah dikirim ke Humas Polres Batu Bara.
Sementara Kasi Humas Polres Batubara, Iptu Rianus Zebua menyebutkan, pelaku diciduk berdasarkan laporan korban dengan nomor LP / B / 56 / IX / 2022 / SPKT / Polsek Indrapura / Polres Batu Bara / Polda Sumatera Utara , tanggal 6 September 2022.
"Saat dilihat di CCTV terlihat pelaku membawa RX King warna hitam BK 4054 TQ. Atas laporan korban dilakukan penyelidikan dan pelaku langsung ditangkap," paparnya.
Menurut Zebua, oknum tersebut masih aktif bertugas. Ia bertugas di Biddokkes di Kota Medan. Ia merupakan warga Desa Perkebunan Sipare-Pare, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara.
"Kasusnya masih dalam pengembangan," katanya. (ok)
