-->

Notification

×
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

Miris! Ibu Bhayangkari Dipolisikan Anak Kandung, Diduga Dihasut Ayah Tukang Main Serong

Sabtu, 10 September 2022, 02:25 WIB Last Updated 2022-09-09T19:25:15Z
Seorang ibu Bhayangkari Polda Sumut berinisial E, mengaku kecewa dengan tindakan anak kandungnya, Distira Reza Andhika yang melaporkannya ke polisi.

MEDAN | buser-investigasi.com


Seorang ibu Bhayangkari Polda Sumut berinisial E, mengaku kecewa dengan tindakan anak kandungnya, Distira Reza Andhika yang melaporkannya ke polisi. Ia dilaporkan atas dugaan penganiayaan anak kandungnya yang sebenarnya tidak ia lakukan.


Menurutnya, dugaan penganiayaan itu terjadi saat ia dikurung di sebuah ruangan di rumah anaknya itu di Jalan Tuasan, Kecamatan Medan Tembung. Saat itu ia mencoba membuka gagang pintu dengan melempar tabung gas melon agar tetangga mendengar.


Ternyata saat lemparan ke dua, diduga tabung gas yang berbalik arah mengenai kaki anaknya.


E menerangkan saat kejadian anaknya itu berlaku kurang ajar. Distira Reza Andhika disebut memaki-maki wanita yang mengandungnya selama 9 bulan tersebut dengan kata-kata tak pantas.


Bahkan anak sulungnya itu disebut hendak meninju wanita berhijab ini.


Sambil berkaca-kaca, ia mengatakan tak pernah melempar anaknya itu dengan tabung gas. Bahkan, tak pernah terpikirkan olehnya untuk melukai anak lelakinya itu.


"Saya tidak pernah melempar anak saya. Anak kandung saya berusaha memukul dan mencaci maki dengan kata-kata binatang," kata Erni, sambil berusaha menahan tangis, Jumat (9/9).


Erni mengatakan peristiwa ini bermula ketika ia cekcok dengan suaminya yang berpangkat AKP dan menjabat Kaur Keuangan di Ditreskrimsus di Polda Sumut.


Cekcok lantaran AKP Eko Handoko main serong dengan eks staf PNS satu ruangannya yang merupakan istri Polisi di Polrestabes Medan.


Kemudian ia hendak mengambil berkas yang disebut masih haknya yang disimpan di rumah anaknya.


Rencana mengambil berkas itu ternyata menyulut emosi anak sulungnya itu hingga akhirnya ia dikurung.


Ia nyaris dikurung semalaman karena anaknya itu melarang ibunya keluar membawa berkas.


Sampai antara anak dan ibu ini terlibat cekcok. Anaknya itu disebut memaki dan hendak memukul.


"Jadi ibu datang ke rumah beliau karena apa yang masih menjadi hak ibu yaitu ada beberapa dokumen penting yang itu masih menjadi hak ibu dan hak bapaknya," sebut E.


Erni menyebut, anaknya kemudian membuat laporan ke Polda Sumut setelah dirinya melaporkan suaminya lebih dulu ke polisi lantaran dugaan KDRT.


Laporan itu pun diduga karena anaknya itu tidak terima ayahnya dilaporkan dan diduga dihasut oleh AKP Eko Handoko.


"Sejauh yang ibu ketahui katanya dia tidak akan terima ayahnya dilaporkan, makanya dia membuat seperti laporan tandingan barang kali. Tetapi ibu tidak pernah melempar anak ibu," sebut EL.


EL berharap hati anak kandungnya itu terbuka dan sadar apa yang ia lakukan terhadap wanita yang telah mengandung dan melahirkannya.


Ia mengingatkan, sebagai anak lelaki surga tetap berada di telapak kaki ibunya. Meski demikian ia mengaku telah memaafkan anaknya tersebut.


"Harapan ibu anak itu terbuka pintu hatinya, dia sadar sebelum terlambat karena surga seorang anak itu pada ibunya apalagi dia itu anak laki-laki. Harapan ibu dia paham untuk hal itu. Tidak pernah seorang ibu mau melukai anaknya. Ibu sadar anak adalah korban," sebut EL. (*/trc)

Komentar

Tampilkan

  • Miris! Ibu Bhayangkari Dipolisikan Anak Kandung, Diduga Dihasut Ayah Tukang Main Serong
  • 0

Terkini

Topik Populer