![]() |
| Warga Desa Sibolahotang Sas geger dan melaporkan adanya dugaan aksi pencurian anak kepada kepala desa, Kamis (2/6). |
TOBA | buser-investigasi.com
Warga Desa Sibolahotang Sas geger dan melaporkan adanya dugaan aksi pencurian anak kepada kepala desa, Kamis (2/6).
Kecurigaan tersebut bermula saat warga melihat seorang anak menangis bersama seorang laki-laki dewasa. Sehingga warga melaporkannya kepada kepala desa.
Mendapat laporan tersebut, Kepala Desa Sibolahotang Sas, Carles Hendro Tampubolon selanjutnya melaporkan dugaan penculikan anak ke Polsek Balige.
Kemudian Polsek Balige yang menerima laporan adanya dugaan penculikan anak, selanjutnya Kapolsek Balige Agus Salim memerintahkan bawahannya untuk segera menindaklanjuti laporan warga ke Polres Toba Unit Perlindungan Anak dan Perempuan.
Tim jajaran Polres Toba dan Polsek Balige bersama Patroli Samapta yang sba di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) membawa anak yang diduga korban penculikan beserta seorang laki-laki dewasa ke Mako Polres Toba guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Toba melalui Kasi Humas Iptu Bungaran Samosir dalam keterangan persnya kepada media Jumat (3/6) menyampaikan dugaan adanya oknum yang melakukan penculikan terhadap seorang anak diketahui berkat bantuan media melalui medsos.
Sehingga lanjutnya, kejadian langsung cepat sampai dan diketahui keluarga si anak dan hingga akhirnya mendatangi Mako Polres Toba dengan menunjukkan Kartu Keluarga (KK) dan Akte Nikah.
Dengan kedatangan keluarga tersebut yang dibuktikan dengan KK, laki-laki yang diduga pelaku penculikan adalah benar ayah kandung dari anak tersebut.
Bungaran Samosir menambahkan, tersangka yang diketahui, Andi Fransen Nababan adalah suami sah dari Magdawati br Sagala, ibu kandung si anak sesuai dengan KK.
Dalam kesempatan tersebut Bungaran Samosir, juga menyebutkan Magdawati br Sagala menunjukkan surat keterangan jika suaminya mengalami gangguan jiwa.
Mengetahui hal tersebut selanjutnya Sat Reskrim Polres Toba melakukan pemeriksaan serta menyerahkan anak dan suaminya untuk dibawa kembali ke rumahnya. (*/ok)
