BUSER INVESTIGASI, Tanjung Pura - Sebagai bentuk implementasi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Washliyah, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Rutan Tanjung Pura dalam memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus mendukung program pembinaan berbasis ketahanan pangan yang selama ini dijalankan di lingkungan rutan.
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Rutan Tanjung Pura bersama jajaran petugas yang menyerahkan hasil panen program ketahanan pangan berupa sayuran kangkung hasil budidaya warga binaan serta ayam pedaging dari program ketahanan pangan rutan.
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan warga binaan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Selain hasil pertanian dan peternakan, Rutan Tanjung Pura turut menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan mie instan guna membantu kebutuhan sehari-hari penghuni panti asuhan.
Dalam kegiatan itu, Kepala Rutan beserta jajaran juga memberikan santunan secara langsung kepada anak-anak dan pengurus Panti Asuhan Washliyah sebagai bentuk perhatian moral dan dukungan kemanusiaan.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan yang terlihat dari antusiasme para penerima bantuan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Rutan Tanjung Pura menanamkan nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat kepada seluruh jajaran pegawai maupun warga binaan.
Program ketahanan pangan yang dikembangkan di lingkungan rutan diharapkan tidak hanya mendukung pembinaan kemandirian warga binaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial sekitar secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Hasil kegiatan selanjutnya akan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.
(Agung)